oleh

Korban Konflik di Aceh Utara Masih Banyak yang Belum Tersentuh Bantuan

-Aceh-260 views

PENANEGERI, Aceh Utara – Korban konflik di Kabupaten Aceh Utara masih banyak yang belum tersentuh bantuan pemerintah. Untuk itu, Badan Reintegrasi Aceh (BRA) diharapkan dapat menyalurkan bantuan pemerintah tepat sasaran.

“Berdasarkan hasil penelusuran lembaga kami, jumlah korban konflik di Aceh Utara yang belum tersentuh bantuan mencapai ribuan orang dan itu bisa dibuktikan,” kata Ketua Lembaga Acheh Future, Razali Yusuf kepada Penanegeri.com, Kamis (4/7).

Razali Yusuf menjelaskan, kebanyakan korban konflik itu sendiri tidak mendapatkan bantuan karena kurangnya informasi yang di-update atau tidak ada lembaga pemerintah yang melakukan investigasi secara khusus ke lapangan.

“Memang tidak ada lembaga pemerintah secara khusus melakukan pendataan ke lapangan. Selama ini, kami berpartisipasi membantu menyuarakan aspirasi masyarakat korban konflik itu dengan cara melakukan pendataan, kemudian kita salurkan data mereka kepada BRA,” jelas Razali.

Sejauh ini, kata dia, sudah ada sekitar 50 orang lebih korban konflik yang telah melaporkan pada lembaganya untuk diteruskan kepada pemerintah melalui BRA. Korban konflik lain yang belum tersentuh bantuan diharapkan dapat menyampaikan keluhannya pada lembaga tersebut.

Baca Juga  13 Hari Operasi Ketupat Rencong, Angka Kecelakaan di Aceh Timur Menurun

“Belum lama ini, kita juga mendapatkan informasi ada salah satu korban konflik terkena bom yang saat ini kondisinya dalam keadaan lumpuh. Datanya sudah kami kumpul untuk diteruskan ke BRA,” terangnya.

Korban konflik yang dimaksud adalah Zulfikar (22), pemuda Gampong Tanjong Dalam Selatan, Kecamatan Langkahan yang menjadi korban konflik pada tahun 2004 silam. Kondisinya, kata Razali, saat ini dalam keadaan lumpuh.

“Masih banyak korban konflik lain yang belum terdata. Karena, korban konflik ini meliputi beberapa kategori. Ada korban konflik yang cacat fisik, ada yang kehilangan harta benda dan lain-lain,” tandas Razali Yusuf.

Sementara itu, Deputi BRA Provinsi, Ayi kepada Penanegeri.com mengakui, masih banyak jumlah korban konflik di Aceh umumnya yang sama sekali belum tersentuh bantuan pemerintah. Pihaknya saat ini juga sedang melakukan pendataan lebih rinci menyangkut jumlah dan kriteria penerima bantuan.

“Betul, masih banyak sekali yang belum tersentuh bantuan. Untuk itu, kami saat ini sedang melakukan evaluasi. Meminta data-data dari pemerintah Aceh tentang berapa anggaran yang sudah dialokasikan untuk pemberdayaan ekonomi korban konflik, mantan GAM dan Tapol Napol agar ke depan bantuan dapat tersalurkan kepada yang berhak,” ucapnya.

Komentar

Berita Terbaru