oleh

Korban Tewas Menjadi 90 Orang Akibat Gempa di Meksiko

PENANEGERI, Desk Internasional – Jumlah korban tewas akibat gempa besar yang melanda Meksiko (Mexico) pada Jumat (8/9), dilaporkan pada Minggu (10/9) terus meningkat.

Sedikitnya 90 orang tewas di beberapa lokasi di Meksiko karena petugas darurat masih mencari korban di bawah reruntuhan.

Para pelayat yang berduka  memenuhi jalanan kota Juchitan di Meksiko selatan.

Kota  Juchitan ini   hancur akibat gempa yang paling kuat, dan gempa tersebut lebih kuat dari gempa dahsyat tahun 1985 yang melanda kota- kota di Mexico.

Pejabat yang berwenang  menyatakan  korban tewas akibat gempa di seluruh negeri Meksiko berjumlah 90 orang tewas.

Layanan darurat di negara bagian selatan Oaxaca mengatakan pada hari Minggu (10/9) bahwa sebanyak 71 orang korban tewas telah  dikonfirmasi di negara bagian itu akibat gempa berkekuatan 8.1 skala Richter yang terjadi di pantai Chiapas pada Jumat (8/9).

“Korban sebanyak 71 tewas ini hanya di wilayah Oaxaca,” kata Jesus Gonzalez, juru bicara otoritas perlindungan sipil negara bagian.

Karena cukup banyaknya korban tewas  sehingga prosesi pemakaman yang lamban menyebabkan kemacetan sementara di persimpangan saat mereka berkumpul di pemakaman di Juchitan.

Sedikitnya 15 orang tewas di negara bagian Chiapas, menurut pemerintah setempat, sementara empat korban lainnya juga dikonfirmasi di negara bagian Tabasco di utara.

Lebih dari 5.000 rumah hancur dan masih banyak lagi yang wilayah terdampak gempa tanpa air bersih atau listrik di Juchitan.

Upaya bantuan di selatan berlanjut sampai Sabtu (9/9), dengan banyak orang yang terkena dampak terburuk masih khawatir  untuk kembali ke dalam rumah dan bangunan yang rawan, karena khawatir bangunan dapat runtuh oleh gempa susulan yang sedang berlangsung.

“Kebutuhan utama kami adalah persediaan dasar, obat-obatan, dan bantuan untuk menghilangkan puing-puing di seluruh kota,” Oscar Cruz Lopez, sekretaris kota Juchitan, mengatakan kepada kantor berita Al Jazeera.

“Kita perlu mencegah epidemi dan mengirim cukup air dan makanan, karena terdapat wilayah tanpa pasokan air,” tambahnya.

Pesawat kargo pemerintah Meksiko mengantarkan persediaan yang sangat dibutuhkan dan militer mulai mendistribusikan kotak makanan, meski banyak penduduk kota ini di wilayah negara bagian Oaxaca, mengeluh lambannya bantuan, dan banyak dari mereka belum mendapat bantuan.

Presiden Enrique Pena Nieto tampil singkat pada hari Jumat sore (8/9) di pusat kota Juchitan yang hancur.

Getaran yang panjang dan terasa berat terasa sekitar 800 km jauhnya di Mexico City dan sejauh selatan Honduras. Dinas Seismologi Meksiko melaporkan 721 gempa susulan.

Meksiko terletak di atas lima lempeng tektonik, sehingga rentan terhadap gempa bumi, dan memiliki dua garis pantai panjang yang sering dilanda badai angin topan. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *