oleh

Korupsi Dana Desa, Kejari Bireuen Resmi Tahan Mantan Geuchik di Jangka

PENANEGERI, Bireuen – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen resmi menahan J bin AS, mantan Geuchik Rureb Ara, Kecamatan Jangka, kabupaten setempat akibat terbukti melakukan tindak pidana korupsi dana desa, Senin (6/4).

Sebelum ditahan, J sempat menjalani proses pemeriksaan terkait korupsi dana desa (DD) dan Alokasi Dana Gampong (ADG) Tahun 2018 sebesar Rp 296 juta.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, Muhammad Junaedi SH, MH kepada Penanegeri.com, Senin (6/4) mengatakan, J resmi ditetapkan tersangka dalam kasus korupsi dana desa tahun anggaran 2018, dan diduga melanggar Pasal 2 dan Pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 Tentang Tindak Pidana Korupsi.

“Setelah ditetapkan sebagai tersangka, mantan geuchik ini langsung dilakukan penahanan dan dititipkan di Lapas Bireuen,” ucapnya.

Dikatakan Muhammad Junaedi, proses pemeriksaan terkait kausus ini berjalan selama tiga bulan setelah sempat terjadinya masalah dengan pengelolaan dana desa (DD) di  Gampong Ruseb Ara, Kecamatan Jangka, Bireuen tahun lalu.

Sehingga menyebabkan desa itu tidak dapat dicairkan bantuan Dana Desa (DD) serta Alokasi Dana Gampong (ADG) tahun 2019 sebesar Rp 800 juta lebih, dan dana itu terpaksa harus dikembalikan ke kas daerah.

“Pemeriksaan Kasus yang menjerat mantan geuchik ini dilakukan sejak 10 Januari 2020, dan hingga kini belum mengarah ke tersangka lainnya,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *