oleh

KPB Serahterima Rumah untuk Warga Miskin di Geulanggang Gampong

PENANEGERI, Bireuen – Usai dibangun, Kami Peduli Bireuen (KPB) serahterimakan rumah untuk Imrani, di kawasan Cureh, Desa Geulanggang Gampong, Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Senin (28/10).

Sebelumnya keluarga Imrani, istri dan anak-anaknya itu tinggal disebuah gudang kecil milik Dinas Perhubungan yang kini menjadi Pasar Induk Bireuen.

Keseharian Imrani bekerja sebagai buruh bongkar muat barang, di pasar induk dengan penghasilan Rp 35 ribu perharinya guna menutupi kebutuhan dan biaya sekolah anaknya.

“Saya dan keluarga merasa sangat bahagia, dapat menempati rumah tipe 36 yang diserahkan hari ini. Semoga Allah memberikan kemudahan bagi yang telah ikut membantu dana melalui Kami Peduli Bireuen,” ujarnya berlinang air mata.

Penyerahan kunci rumah secara simbolis dilakukan Elvi Suifong, seorang donatur didampingi Koordinator Kami Peduli Bireuen, Bripka Deni Putra SE, MM. Turut hadir Kepala SDIT Muhammadiyah Bireuen, Ustad Rizki Dasilva SPd.I, MA dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Disamping penyerahan rumah, koordinator Kami Peduli Bireuen, didampingi Direktur AW Advertaising, Azwir ikut menyerahkan biaya pendidikan untuk anak Imrani, Uja Asmiranda, siswi SDN 10 Bireuen.

Baca Juga  Geuchik Diminta Bentuk Tim Pengawasan Syari'at Islam di Gampong

“Pembangunan rumah untuk Imrani dikerjakan sejak 30 September lalu. Bangunan rumah ini merupakan bantuan dana dari donatur dan merupakan rumah ke-11 yang telah dibangun KPB selama ini,” terangnya.

Rumah ini, tambah Deni Putra, telah dilengkapi dengan instalasi listrik, dengan harapan keluarga ini dapat memanfaatkan, sehingga keluarganya tidak harus menumpang di gudang di kawasan Pasar Induk, Bireuen.

Salah seorang anak Imrani, sambung Deni Putra, yakni dek Nurul juga merupakan pasien dampingan pihak KPB.

“Anak ini sejak kecil mengalami cacat ditangan serta kedua kakinya, dan Ia sudah menjalani operasi, di Banda Aceh beberapa waktu lalu,” tandas Deni Putra.

Komentar

Berita Terbaru