oleh

Kronologi dan Fakta Lengkap ditangkapnya 2 Lelaki Telanjang Pelukan di Dalam Mobil di Pasar Trangkil Pati

PENANEGERI, Pati – Beginilah kronologis ditangkapnya dua orang laki-laki telanjang bulat di depan Pasar Trangkil Kabupaten Pati yang krmudian peristiwa asusila ini menghebohkan warga sekitar.

Kedua lelaki itu awalnya saling berpelukan mesra dengan posisi tengkurap di dalam mobil di tempat parkir.

Banyak masyarakat terlihat risih dan sempat mengira itu orang gila.

Selanjutnya petugas yang datang menghimbau agar dua orang laki-laki tersebut keluar dari mobil, namun tidak diindahkan.

Petugas pun melakukan upaya paksa membuka pintu mobil tersebut.

Dari kesaksian seorang pedagang depan pasar yang enggan disebutkan namanya, awalnya dua lelaki itu terlihat biasa.

“Mereka berhenti di seberang sana (samping ATM) menggunakan mobil, turun ya masih berpakaian lengkap,” jelasnya kepada Tribun Jateng.

Selanjutnya mereka masuk ke dalam mobil lagi.

Sekitar setengah jam lamanya di dalam mobil, tidak keuar, lantas terdengar suara-suara dari dalam.

 

Karena warga resah dan mengganggu ketertiban, maka warga termasuk petugas satpam yang berada di lokasi menghubungi kepolisian karena curiga dan khawatir mengganggu ketertiban

Selanjutnya petugas yang datang, menghimbau agar dua orang laki-laki tersebut keluar dari mobil.

Namun keduanya tidak mengindahkan.

Petugas pun melakukan upaya paksa membuka pintu mobil tersebut.

Setelah pintu dibuka paksa, mereka sudah telanjang bulat saling berpelukan mesra dengan posisi tengkurap.

Saat pintu berhasil dibuka pak oleh kepolisian, bau yang menyengat keluar.

Setelah dilakukan kroscek, didapati kondisi dalam kendaraan itu sudah penuh dengan kotoran manusia.

Keduanya yang keluar dengan telanjang bulat nampak tidak sadar betul.

 

LGBT
(Penanegeri/Istimewa) : Pasangan LGBT sedang berbuat mesum dikeluarkan paksa oleh petugas dari dalam mobilnya yang parkir di pinggir jalan, di kawasan Pasar Trangkil, Pati, Kamis (20/12).

Sehingga untuk menutupi tubuhnya, digunakan karung yang biasaya dijadikan penutup kendaraan saat parkir.

 

 

Kondisi mereka nampak tidak sadar betul bahkan terkesan linglung, sehigga tidak bisa diajak komunikasi.

Informasi yang disampaikan oleh Kapolres Pati, AKBP Jon Wesly Ariato, Jumat (21/12/2018), mereka diduga overdosis.

Kapolres Pati, AKBP Jon Wesly Ariato mengonfirmasi bahwa salah satu lelaki ternyata mengonsumsi narkoba.

“Kalau yang satu, dari hasil pemeriksaan dokter dan dilaksanakan tes urin, hasilnya positif (narkoba),” ungkapnya.

Hasil pemeriksaan oleh petugas kepolisian juga ditemukan ceceran narkoba jenis sabu-sabu di kursi mobil.

 

Keduanya yang saat ini masih di rumah sakit diketahui bukan warga Pati.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, mereka warga Madura dan Jatinegara, sedangkan mobilnya adalah mobil rental.

Kemudian kepolisian masih menunggu yang bersangkutan kembli normal, untuk nanti diproses secara hukum.

“Nanti dari hasil pemeriksaan dan barang bukti yang ada, akan kita tetapkan statusnya. Jika ada bukti yang cukup, maka akan ditetapkan sebagai tersangka,” tegasnya. (*/tribun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *