oleh

Aktivitas Vulkanik Gunung Agung Dilaporkan masih Tinggi, Status Awas

PENANEGERI, Bali- Aktivitas vulkanik Gunung Agung dilaporkan masih tetap tinggi, status Gunung Agung hingga Kamis (28/9) dini hari WITA masih level IV (Awas).

Zona bahaya berada pada area kawah Gunung Agung dan di seluruh area di dalam radius 9 km dari Kawah Puncak Gunung Agung, ditambah perluasan sektoral zona bahaya ke arah Utara-Timurlaut dan Tenggara-Selatan-Baratdaya sejauh 12 km.

Kepala Pusat Vulkanologi, dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM, Kasbani mengatakan hingga saat ini belum terjadi trend penurunan status terhadap aktivitas vulkanik Gunung Agung.

Jumlah gempa dari aktivitas Gunung Agung terus meningkat. Begitu pula dengan kekuatannya yang kini menyentuh angka lebih dari 4,0 SR.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Rabu (27/9), telah gempa sebesar 4,3 SR terjadi pada pukul 12.12 WIB. Gempa ini lebih kuat 0,01 SR dari gempa pada Selasa (26/9) sore, yakni 4,2 SR.

Gempa terbaru itu terjadi di titik koordinat 8.25 lintang selatan dan 115.48 bujur timur. Koordinat itu menunjukkan pusat gempa berada di timur laut kawah Gunung Agung.

Kekuatan gempa terakhir ini terasa cukup lama, sekira lebih dari 10 detik. Kekuatan guncangannya terasa hingga Denpasar dan Gianyar. Sebagian warga di kedua wilayah itu pun sempat keluar dari bangunan karena guncangan.

Kedalaman gempa diketahui berada di 8 Km. Belum diketahui indikasi gempa ini terhadap aktivitas Gunung Agung, namun asap kawah tipis setinggi 50 meter sempat teramati pada Rabu (27/9).

Sementara data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat dalam 12 jam terakhir, Rabu (27/9) pukul 00.00-12.00 WITA, total gempa yang terjadi mencapai 521 kali. 4 Gempa di antaranya terasa hingga wilayah Gianyar dan Denpasar.

Dari data seismograf pada Rabu (27/9) pukul 12.00-18.00 wita, tercatat jumlah gempa vulkanik dalam sebanyak 190 kali, gempa vulkanik dangkal 103 kali, dan gempa tektonik lokal sebanyak 15 kali.

“Melihat perkembangan yang ada, Gunung Agung sangat potensi meletus. Untuk saat ini belum ada tanda-tanda penurunan. Yang jelas, ini tinggal menunggu waktu,” kata Kepala PVMBG,¬†Kasbani.

PVMBG melihat tanda-tanda aktivitas gunungapi melalui pengamatan secara menerus (24 jam/hari) secara visual maupun instrumental. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *