oleh

Kurangi Angka Kebutaan, IDI Gayo Lues Gelar Operasi Katarak

PENANEGERI, Gayo Lues – Dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Gayo Lues yang ke 16 serta mengurangi angka kebutaan di Kabupaten julukan Negeri Seribu Bukit ini, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) setempat, menggelar Bhakti Sosial operasi katarak, terhadap 50 penderita yang berasal dari 11 Kecamatan yang ada diwilayah itu.

Kemudian, kegiatan itu terlaksana atas kerjasama IDI Gayo Lues dengan Perdami Aceh dan Pemkab setempat.

Hal itu disampaikan Ketua IDI Gayo Lues, dr. Safwan, saat menyampaikan laporannya pada pembukaan kegiatan itu, bertempat di Bale Pendopo Bupati, Sabtu (22/12).

Dalam kesempatan yang sama, dr. Safwan juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Gayo Lues, yang telah mendukung kegiatan ini hingga terlaksana. Terlebih, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang berada di kaki Bukit Barisan ini, juga telah memiliki poli mata, sehingga pelaksanaan operasi katarak ini bisa terlaksana walau secara manual, akibat keterbatasan alat dan tenaga ahli, papar Safwan.

“Terimakasih atas dukungan Pemkab Gayo Lues terhadap kegiatan IDI selama ini, baik dari operasi bibir sumbing, khitanan massal maupun operasi katarak yang dilaksanakan hari ini,” tuturnya.

Baca Juga  Tari Saman Budaya Menyatukan Jasmani dan Rohani

IDI Gayo Lues juga berkomitmen, akan terus konsisten melaksanakan Bhakti sosial, untuk meringankan masalah kesehatan masyarakat setempat.

“IDI diibaratkan sebuah alat kesehatan untuk masyarakat. Oleh sebab itu, agar alat tersebut maksimal, penggunaannya harus dikalibrasi atau dipadukan, dengan alat lain, diantaranya Instansinya pendukung guna mencapai hasil yang baik dan memuaskan,” tambah Safwan.

Hal senada juga disampaikan perwakilan Perdami Aceh, dr. Fauzan, SPM bahwa Bhakti sosial ini merupakan misi pengabdian dari Perdami untuk masyarakat Gayo Lues.

“60 persen Penyakit katarak merupakan penyebab kebutaan, selain faktor lain, seperti usia dan faktor diabetes serta faktor lainnya,” ungkap Fauzan.

Kendati demikian, perbandingan antara penderita dengan para dokter mata, tentu masih sangat jauh jarak jumlahnya, sehingga penderita katarak di Indonesia cenderung meningkat dari tahun ke tahun masih sangat kurang, akibatnya, penderita katarak di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Pelaksanaan Bhaksos ini, mudah-mudahan dapat mengurangi penderita katarak ditengah-tengah masyarakat Gayo Lues,” harap Fauzan.

Sementara itu, Bupati Gayo Lues, H Muhammad Amru, mengatakan terimakasihnya kepada para dokter spesialis mata yang tergabung dalam Perdami dan IDI Galus, yang telah menyelenggarakan operasi katarak ini. Kedepan, kegiatan seperti ini akan terus di tingkatkan karena dapat menyentuh langsung dan dapat di rasakan langsung oleh masyarakat.

Baca Juga  Peningkatan Komoditi Daerah, Bupati Galus Gelar Rapat

“Kegiatan ini menjadikan ladang amal bagi kami, dengan syarat ikhlas dalam melayani masyarakat,” jelas Amru, seraya mengingatkan para pasien agar tidak memberikan sesuatu apapun, karena baksos ini gratis.

Namun, sambungnya, jika mata penderita katarak ini nantinya sembuh, maka diharapkan, bisa digunakan untuk hal-hal yang positif serta beribadah kepada Allah SWT, karena hal itu yang membuat bahagia.

Terkait minimnya dokter spesialis mata, Bupati Gayo Lues juga berjanji akan memberikan bantuan kepada para dokter Gayo Lues yang akan melanjutkan pendidikan S2, baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Komentar

Berita Terbaru