oleh

Lagi, WH Langsa Tangkap Pelaku Mesum di Bekas Kantor Dinas Pendidikan Aceh Timur

PENANEGERI, Langsa – Lagi, petugas Dinas Syariat Islam Kota Langsa dan Polisi Wilayatul Hisbah (WH), menggerebek dan mengamankan pelaku mesum (khalwat) di lokasi bekas Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Timur yang terletak di Jalan Ahmad Yani Langsa, Minggu (3/3) sekira pukul 01.30 WIB.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Syari’at Islam Kota Langsa Drs H Ibrahim Latif MM kepada Penanegeri.com, Minggu (3/3).

Dijelaskannya, penangkapan itu berawal dari patroli petugas WH di bekas Kantor Dinas Pendidikan tersebut dan saat itu kita melihat sejumlah anak remaja berpasang pasangan berbuat mesum  (khalwat) baik di luar gedung maupun di dalam gedung. Sebagian berhasil kita amankan dan yang lain lolos dari sergapan petugas dan berhasil melarikan diri.

“Sempat juga dikejar oleh petugas, namun mereka yang berada di luar gedung begitu petugas WH sampai di lokasi mereka langsung tancap gas. Sementara yang berada di dalam gedung mereka sedang asik berkhalwat disuasana gelap,” ucapnya.

Lanjut Ibrahim, petugas berhasil mengamankan tiga orang dan seharusnya empat orang atau dua pasang. Tapi satu yang laki-laki berhasil lolos saat disergap. Akhirnya tiga orang itu digelandang petugas Wilayatul Hisbah ke kantor Dinas Syariat Islam Kota Langsa.

Baca Juga  Toke Suum Minta Kepala Puskesmas Tingkatkan Pelayanan

“Adapun pelaku yang berhasil diamankan adalah berinisial ML (18) warga Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur dengan pasangan perempuannya berinisial MS (17) warga Langsa Kota, kepada petugas mereka mengaku pacaran dan mereka mengaku telah melakukan praktek mesum dengan berbagai cara, hanya saja belum melakukan hubungan layaknya suami istri.

Lanjut Ibrahim, mereka melakukan itu bukan saja ketika berada di gedung kosong tersebut, tapi juga diberbagai tempat yang lain seperti di warnet.”Mereka sering begadang sampai tidur bersama diberbagai tempat, cuman belum melakukan hubungan layaknya suami istri,” jelas Ibrahim lagi.

Sementara itu, seorang pelaku perempuan berinisial LS (17), warga Langsa juga mengakui bahwa dirinya bersama pasangannya sering melakukan mesum di bekas Kantor Dinas Pendidikan Aceh Timur tersebut.

“Kini ketiga pelaku dugaan mesum sampai saat ini masih kita amankan di kantor Dinas Syariat Islam Kota Langsa untuk proses pengusutan lebih lanjut,” ungkapnya.

Sambung Ibrahim, pihaknya sedang memanggil pihak keluarga kedua belah pihak dan juga pihak petua gampong untuk mencari solusi penyelesaian kasus tersebut. Terkait keberadaan bekas kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Timur yang menjadi masalah besar bagi kota Langsa dalam hal penegakan syariat islam, pihaknya telah melaporkan kepada Walikota Langsa, Tgk Usman Abdullah untuk mencari solusi agar bekas Kantor Dinas Pendidikan itu dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota Langsa.

Baca Juga  Polres Aceh Utara kembali Ringkus Tersangka Narkoba

“Sehingga gedung tersebut bersih menjadi terang di malam hari dan tidak menjadi sarang mesum,” tutupnya.

Komentar

Berita Terbaru