oleh

Laka Lantas di Tiga Lokasi di Bireuen, Tiga Orang Meninggal

PENANEGERI, Bireuen – Laka Lantas yang terjadi di tiga lokasi di jalan nasional Kabupaten Bireuen sejak, Sabtu (26/1) hingga Minggu (27/1) tiga orang dilaporkan meninggal dunia dan empat orang lainnya mengalami luka berat.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kasat Lantas AKP Teuku Heri Hermawan SH, SIK didampingi Kanit Laka Aiptu Zulkarnaen kepada wartawan, Minggu (27/1) menjelaskan, sejak Sabtu hingga hari ini ada tiga kecelakaan yang terjadi di jalan nasional Bireuen dan telah merenggut tiga nyawa.

“Untuk hari ini, tabrakan dua sepeda motor kembali terjadi di lintasan jalan nasional, kawasan Desa Cot Puuk, Gandapura Bireuen terjadi, Minggu (27/1) sekitar pukul 00.45 WIB dinihari menyebabkan warga Desa Cot Seurani, Muara Batu, Aceh Utara meninggal dunia,” katanya.

Menurut informasi dari anggota Polsek Gandapura dan anggota Lantas Polres Bireuen, kecelakaan tersebut terjadi antara sepeda motor Vario 150 Nopol B 3244 TKQ melaju dari arah Bireuen ke arah Lhokseumawe bertabrakan dengan sepeda motor Supra tanpa Nopol.

Baca Juga  Sumur Warga Dekat Semburan Gas di Aceh Utara Mulai Keluarkan Gelembung

Dikatakannya, sepeda motor Vario dikendarai Fudel (18) warga Desa Cot Seurani, Muara Batu, Aceh Utara berboncengan dengan Muhammad Rafli (18), warga Desa Gle Dagang, Kecamatan Sawang, Aceh Utara.

“Sementara sepeda motor Supra tanpa nopol dikendarai Hamdan Sukran (36) bersama Saiful (36) keduanya warga  Desa Jaromah Baroh, Kutablang Bireuen,” terangnya.

Saat tiba di kawasan itu, sepeda motor Vario sempat mendahului satu kendaraan lain di depannya dan melaju ke jalur kanan jalan sehingga bertabrakan dengan Supra dari arah berlawanan.

“Kedua sepeda motor bersama pengendara serta penumpangnya jatuh ke badan jalan. Pasca kejadian, pengendara sepeda motor Vario, Fudel meninggal dunia, korban mengalami robek di bagian kepala, sedangkan penumpangnya Muhammad Rafli mengalami luka berat,” sebutnya.

Dalam laka itu, pengendara Supra bernama Hamdan Syukran mengalami patah kaki sebelah kanan, sementara Saiful selaku rekan Hamdan Syukran juga mengalami patah kaki sebelah kanan.

Setelah kejadian, ke empat korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Gandapura, sedangkan dua sepeda motor diamankan ke Polsek Gandapura.

Baca Juga  Kapolres Langsa Imbau Pelajar Jauhi Narkoba

Di bagian lain Kanit Laka Aiptu Zulkarnaen juga menjelaskan, laka lantas yang terjadi, Sabtu (26/1) pukul 07.20 WIB yang berada di kilometer 14 Bireuen-Takengon mengakibatkan seorang warga meninggal dunia dan satu luka berat.

Tabrakan di lintasan Takengon terjadi antara mobil truk Mitsubishi Colt Diesel BK 8473 EG disopiri Irwandi (26) warga Desa Pepanyungen, Silih Nara, Aceh Tengah  dari arah Bireuen menuju Takengon.

Sementara, sepeda motor Honda Supra X 125 BL 5833 ZE dikendarai M Fauzan (15) warga Desa Alue Rambong, Juli Bireuen bersama rekannya bernama Ulfa Hasanah (13) pelajar warga Krueng Simpo, Juli Bireuen.

“Saat tiba di lokasi dari arah berlawanan datang sepeda motor Supra X 125 yang dikendarai M Fauzan bersama rekannya ingin beranjak ke sekolah dan bertabrakan dengan samping kanan mobil truk,” terangnya.

Sepeda motor bersama pengendara dan penumpangnya terjatuh di atas badan jalan dan pengendara M Fauzan meninggal di lokasi kejadian.

Lalu, Sabtu (26/1) pukul 21.30 WIB juga telah menyebabkan Siti Hawa (37) warga Desa Blang Panjoe, Kutablang meningal dunia.

Baca Juga  Bocah di Aceh Utara Ini Sudah 5 Tahun Derita Gizi Buruk

Sebelumnya, sepeda motor Supra X 125 BL 3729 ZAB dikendarainya bertabarakan dengan minibus Toyota Haice BL 7477 AA dikendarai Yusmaidi (48) warga Desa Lamkuta Blang Mee, Kecamatan Lhong, Aceh, Besar.

“Seluruh kecelakaan itu kini sudah ditangani Satlantas Polres Bireuen dan mengamankan barang bukti serta seluruh kendaaraan yang terlibat laka lantas tersebut,” sebutnya.

Komentar

Berita Terbaru