oleh

Lantamal I Gagalkan Penyelundupan 40 Ton Beras Ketan di Perairan Aceh Tamiang

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Penyelundupan 40 Ton Beras Ketan (Pulot) asal negeri jiran Thailand tujuan Aceh yang masuk melalui jalur laut berhasil digagalkan Tim Satgas Lantamal I Belawan di perairan Kuala Air Masin Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (18/10) malam.

Selain menyita 40 Ton Beras Ketan, Tim Satgas Lantamal I juga berhasil mengamankan 9 orang anak buah kapal (ABK) dari kapal cargo kayu KM. Nenggala 1 Gt. 34 No. 1481 QQG yang membawa muatan beras ketan tersebut

Dantim Satgas Lantamal I, Mayor Bambang, kepada Penanegeri.com saat melakukan patroli laut diperairan Aceh Tamiang, Kamis (19/10) malam mengatakan, penangkapan satu unit kapal boat tersebut berlangsung saat Tim Satgas Lantamal I melakukan patroli laut. Awalnya, petugas melakukan patroli laut ke sejumlah titik yang dicurigai marak terjadi kegiatan penyelundupan. Personel pun dibagi dalam tiga kelompok dengan sasaran perairan Kuala Peunaga, Kuala Air Masin dan kawasan pintu masuk Kuala Air Masin, Seruway.

Penyelundupan 40 Ton Beras Ketan

“Sekitar pukul 19.30 WIB, Tim menemukan kapal kargo kayu KM. Nenggala dalam alur sungai kawasan Air Masin yang diduga melakukan kegiatan penyelundupan. Saat diperiksa, benar kapal motor tersebut membawa beras ketan sebanyak 40 ton dengan 9 orang ABK yang kini telah kita amankan,” ungkapnya.

Menurut Perwira menengah berpangkat Mayor tersebut, berdasarkan pengakuan ABK, penyelundupan 40 ton beras ketan itu diambil dari Pelabuhan Satun negara Thailand dan akan diselundupkan ke Aceh Tamiang untuk selanjutnya didistribusikan melalui jalur darat kesejumlah wilayah di Aceh hingga Sumatera Utara.

“Sayangnya, pemilik barang tidak ditemukan, namun muatan kapal dan sembilan orang ABK yang mengaku sebagai buruh bongkar muat barang telah kita amankan guna di proses lebih lanjut,” terangnya.

Penyelundupan 40 Ton Beras Ketan

Bambang memaparkan, ke 9 orang ABK yang diamankan semuanya warga Air Masin Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang.

“Yang berhasi kita amankan yakni, Tar (23), Pon (23), Suj (47), Suy (27) dan Mlm (20), Mus (27), Ju (20), Syah (25) dan Mtr (31), semua warga Air Masin,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *