oleh

Lauching Permata, Ini yang Disampaikan Walikota Langsa

-Aceh, Ekonomi-86 views

PENANEGERI, Langsa – Program Konservasi Manggrove Sejahtera (Permata) merupakan program berbasis masyarakat yang memanfaatkan hasil hutan manggrove non kayu dan diolah menjadi berbagai sumber pangan untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

“Olahannya seperti sirup, dodol, manisan, kerupuk maupun pewarna batik, dengan tetap menjaga kelestarian hutan manggrove yang ada,” sebut Walikota Langsa, Usman Abdullah, SE, pada acara Lauching Permata, Jumat (11/10), di Lapangan Merdeka setempat.

Dijelaskannya, keberadaan hutan manggrove yang ada di kota Langsa, jika tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan kerusakan ekosistem manggrove dan pesisir di wilayah ini.

Penebangan kayu manggrove yang serampangan dengan alasan memenuhi kebutuhan hidup keluarga, akan berakibat buruk terhadap pemanasan global, meningkatnya suhu udara, meningginya permukaan air laut.

Kemudian ketersediaan air baku yang semakin sulit merupakan dampak dari perubahan iklim, akibat dari pengelolaan hutan manggrove yang tidak arif dan bijaksana.

“Pemerintah dan pemangku kepentingan perlu mencari solusi agar masyarakat pesisir tidak lagi menebang kayu manggrove, tapi justeru menanam dan memelihara manggrove agar tetap lestari,” tembah Walikota.

Baca Juga  Berantas Judi Online, Polres Langsa Ringkus 5 Tersangka

Lanjutnya, Permata merupakan program perubahan yang disusun oleh Pemerintah Kota Langsa sebagai upaya mempertahankan keberadaan hutan mangrove yang ada di daerah ini agar tetap lestari dan terjaga.

Menurut orang nomor satu di Kota Langsa itu, pada saat ini kecenderungan oknum masyarakat pesisir melakukan penebangan kayu mangrove secara instan dengan alasan memenuhi kebutuhan hidup keluarga, akan berakibat buruk terhadap pemanasan global, meningkatnya suhu udara, meningginya permukaan air laut dan ketersediaan sumber air baku yang semakin sulit.

“Sehingga pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, perlu mencari solusi alternatif agar masyarakat pesisir tidak lagi menebang kayu mangrove, namun justru menanam dan memelihara mengrove agar tetap lestari dan Permata ini adalah solusinya,” pungkas Walikota.

Launching itu ditandai dengan pelepasan balon oleh Walikota dan Wakil Walikota Langsa, Usman Abdullah, SE dan Dr H Marzuki Hamid, MM dan dihadiri Asisten I Pemerintahan, Suriyatno,MAP dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TNI, Polri, BUMN, BUMD, LSM dan unsur pemuda.

Komentar

Berita Terbaru