oleh

Lawan Petugas, Residivis Narkoba di Aceh Utara Ditembak

PENANEGERI, Aceh Utara – Petugas Satuan Resnarkoba Polres Aceh Utara terpaksa melumpuhkan SU (32), warga Gampong Munye, Kecamatan Lhoksukon dengan senjata api karena melawan petugas saat penangkapan.

Residivis itu ditangkap karena diketahui kerap menjual narkoba jenis sabu-sabu.

“Berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat, SU sering kali menjual sabu-sabu. Hingga pada Jumat (17/5) sekitar pukul 17.30 WIB, dilakukan penangkapan terhadap tersangka di Gampong Alue Drien, Kecamatan Lhoksukon,” kata Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Resnarkoba AKP Ildani Ilyas, Sabtu (18/5).

Saat ditangkap, residivis kasus narkoba ini melawan petugas kepolisian, sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas secara terukur dan terarah. Dari tersangka, petugas kepolisian berhasil menyita barang bukti sabu-sabu satu paket seberat 40,00 gram.

“Kemudian petugas melakukan pengembangan asal barang bukti sabu-sabu tersebut. Ternyata barang bukti diperoleh dari BA (39) warga Gampong Punti, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara. BA ditangkap di kawasan Keude Peunteut, Kecamatan Blang Mangat,” timpalnya.

Baca Juga  Terjadi Tarik Ulur, Pembentukan Fraksi DPRK Bireuen Kembali Diundur

Dari tersangka BA, lanjut Kasat, petugas kepolisian berhasil mengamankan barang bukti sabu-sabu satu paket dengan berat 25,12 gram. Dua unit timbangan digital serta plastik bening.

“Kini semua barang bukti termasuk dua tersangka sudah diamankan di Mapolres,” tandasnya.

Komentar

Berita Terbaru