oleh

Lebih Seminggu Tergenang Air, Jalan Negara di Aceh Tamiang Tak Kunjung di Dipedulikan

-Aceh-39 views

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Genangan air hujan di ruas jalan negara lintas Medan-Banda Aceh dikeluhkan sejumlah warga yang berdomisili di barisan ruko-ruko di pusat pemerintahan Aceh Tamiang, Karang Baru. Pasalnya, air hujan tersebut telah menggenangi badan jalan selama berminggu-minggu.

Pantauan Penanegeri.com dilokasi, luapan air hujan menggenangi sisi kiri jalan negara dua jalur mengarah ke Kualasimpang sepanjang ratusan meter yang meliputi depan warung Corner Coffe hingga ke Kantor KONI Aceh Tamiang. Ketinggian air mencapai 5-30 centi meter. Genangan terparah terjadi di depan warung Corner Coffe dan depan Swalayan Indomaret sehingga membuat kendaraan sulit melintas dan rawan terjadi kecelakaan.

Genangan air yang disebabkan hujan deras mengguyur kawasan Karang Baru dan sekitarnya itu telah bertahan selama berminggu, membuat warga sekitar merasa resah. Bahkan, tampak salah seorang warga penghuni ruko sudah mempersiapkan material sirtu untuk menimbun pekarangan agar air tidak mengalir kepemukimannya.

“Kami minta kepada Dinas PU Provinsi membuka mata dan peka terhadap persoalan infrastruktur jalan yang selalu digenangi air tidak bisa surut dalam jangka waktu yang lama,” terang Juliansyah warga setempat kepada Penanegeri.com, Rabu (29/11).

Baca Juga  Polsek Manyak Payed Amankan Pelaku Penjual Kerangka Gajah

Menurutnya, sejak ruas jalan digenangi air hujan pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas, sebab kondisi aspal jalan di kawasan tersebut selain banyak lubang, tepi batas jalan juga tidak kelihatan karena digenangi air.

“Selama aspal jalan ini digenangi air banyak terjadi kasus kecelakaan, tadi malam pengendara sepeda motor menabrak mobil pikap yang sedang parkir di bahu jalan yang tergenang air. Korban mengalami luka-luka hingga dilarikan ke RSUD,” ungkapnya.

Genangan air hujan di jalan negara aceh tamiang

Genangan air hujan, lanjut Juliansyah, tidak pernah surut cepat akibat faktor saluran drainase yang buruk. Selain itu, pembangunan jalan dua jalur di Aceh Tamiang sejak dari Gedung DPRK Aceh Tamiang hingga Simpang Grand Arya Hotel tidak inklud dengan drainase sehingga membuat air hujan tidak tahu mengalir kemana.

“Harusnya Dinas PU Provinsi melalui UPTD nya di Langsa mengecek kondisi jalan yang menjadi tanggung jawabnya. Diperlukan solusi agar air hujan tidak menggenang di kawasan pusat Pemerintahan Aceh Tamiang yakni pembangunan drainase dipinggir jalan negara. Sebab, drainase lama sudah mampet tidak berfungsi lagi semenjak berdirinya gedung-gedung ruko dan dampak pembagunan jalan,” tegasnya sembari menyebutkan, dampak genangan air juga telah merugikan pihaknya secara pribadi yang membuka usaha travel perjalanan Umroh dan Haji plus dilokasi tersebut.

Baca Juga  Kapolres Aceh Tamiang Dukung Program Shalat Subuh Berjamaah

Salah seorang pengendara sepeda motor, Anjas kepada Penanegeri.com mengaku kesulitan saat melintasi jalan yang tergenang air. Roda sepeda motornya terperosok ke dalam lubang tepat di depan Corner Coffe membuatnya nyaris terjatuh.

“Gak nampak ada lubang di jalan karena ditutupi genangan air,” tuturnya.

Kendati demikian Anjas sangat menyayangkan terhadap fenomena banjir justru sering terjadi di pusat pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang yang seharusnya mendapat perhatian khusus dari semua pihak yang sedang berkuasa.

“Mau intensitas hujan ringan atau deras jalan nasional depan Kantor Bupati Tamiang selalu tergenang air, sehingga membuat wajah kawasan central di Aceh Tamiang semakin kumuh saja,” bebernya.

Zainal Arifin, salah seorang juru parkir di lokasi ruko-ruko perniagaan tersebut mengaku setiap hari menyaksikan banjir genangan air di jalan raya yang tak kunjung surut. Hal senada dikatakan, jalan dua jalur di kawasan pusat pemerintahan Aceh Tamiang kerap digenangi air saat diguyur hujan, karena tidak tersedia drainase di sisi jalan tersebut.

“Padahal cuma satu jam diguyur hujan, tapi badan jalan seperti kena luapan banjir,” tandas Zainal di depan lapak parkirnya.

Komentar

Berita Terbaru