oleh

Ledakan Hantam Lahore Pakistan, Puluhan tewas

PENANEGERI, Desk Interansional- Sedikitnya 25 orang, termasuk sembilan polisi, tewas sementara 58 lainnya cedera dalam serangan bom bunuh diri di dekat kawasan Arfa Karim IT Tower di Jalan Ferozepur, Lahore, Pakistan pada Senin (24/7) siang.

Ledakan bom bunuh diri itu menyebabkan puluhan orang tewas di Lahore, Pakistan. Sedikitnya 25 tewas dan beberapa lainnya terluka dalam serangan bunuh diri yang diklaim oleh pihak Taliban yang menargetkan polisi di kota timur tersebut.

Menteri Kesehatan Primer Punjab Imran Nazir memastikan bahwa setidaknya 25 orang telah kehilangan nyawa mereka dalam ledakan tersebut sementara 49 lainnya menderita luka-luka.

Ledakan itu bersifat bunuh diri.

Sejumlah besar ambulans mencapai tempat kejadian dan orang-orang yang terluka dipindahkan ke fasilitas medis yang berbeda untuk perawatan luka-luka mereka.

Sebuah mobil dan 10 sepeda motor hancur dalam ledakan tersebut. Resimen aktif tentara Pakistan juga telah mencapai lokasi ledakan untuk mengamankan lokasi.

Perdana Menteri Nawaz Sharif mengungkapkan kesedihan dan kesedihan atas hilangnya nyawa dan mengutuk kejadian tersebut dengan kata-kata yang kuat.

Kepala Menteri Punjab Shahbaz Sharif telah meminta laporan kejadian dari departemen kepolisian. Dia mengatakan bahwa fasilitas medis terbaik akan diberikan kepada orang-orang yang terluka.

Serangan tersebut tampaknya menargetkan atau menyasar polisi Pakistan yang sedang membantu dalam upaya untuk membersihkan Jalan Ferozepur, sebuah jalan utama di kota kedua Pakistan, dari bangunan liar dan pedagang kaki lima pada hari Senin (24/7), kata Menteri Hukum provinsi Rana Sanaullah kepada media massa.

Menurut Kantor berita Aljazeera,  Kelompok Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) dilaporkan telah mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, dan membenarkan bahwa mereka menggunakan seorang pembom bunuh diri yang mengendarai sebuah sepeda motor.

Ledakan itu terjadi di dekat salah satu menara perkantoran terbesar di kota itu, yang merupakan kantor taman teknologi yang disponsori pemerintah.

Seorang saksi mata mengatakan kepada pers bahwa suara ledakan itu sangat keras, dan setelah terjadinya ledakan, ada banyak polisi dan ambulans yang mengelilingi lokasi ledakan untuk mengevakuasi korban ledakan di Lahore ini.

“Sepertinya ini adalah penyerang bunuh diri yang sedang mengendarai sepeda motor,” kata Haider Ashraf, seorang pejabat polisi senior, kepada saluran televisi lokal Geo News. “Tim forensik dan investigasi berada di tempat kejadian. Bila mereka memiliki temuan, kami bisa mengatakannya,” tambahnya.

Ashraf membenarkan bahwa setidaknya ada sembilan personil polisi termasuk di antara mereka yang terbunuh.
Rekaman televisi menunjukkan sebuah kendaraan rusak parah akibat ledakan tersebut, dan puluhan petugas polisi mengepung daerah tersebut, begitu pula ambulans di tempat kejadian.

Kota ini sering berada dalam situasi kekerasan pada tahun lalu, karena Pakistan terus berjuang melawan beberapa kelompok bersenjata yang berusaha menerapkan interpretasi ketat hukum syariah Islam secara ketat di negara tersebut. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *