oleh

Legenda Tinju Dunia Terkejut Dengan Kekalahan PACMAN

PENANEGERI, Tinju – Legenda tinju dunia, Juan Manuel Marquez, tidak asing dengan sosok Manny Pacquiao. Keduanya menghasilkan pertarungan kelas dunia dalam salah satu pertandingan terbesar dan memiliki empat pertandingan, dimana Marquez meraih kemenangan paling meyakinkan dengan sebuah pukulan keras di ronde keenam pertandingan terakhir.

Jadi, sangat mengejutkan bagi Marquez saat Pacquiao gagal mengatasi petinju asal Australia, Jeff Horn, di Battle of Brisbane pada 2 Juli lalu.

“Yang mengejutkan saya adalah ketika dia memiliki Horn dalam kondisi burukĀ  dan kemudian dia tidak mampu melakukan sesuatu untuk memastikan kemenangan,” ujar Marquez dalam sebuah wawancara bersama ESPN Deportes BoxingScene.com, Senin (10/7).

Baca : Kalah, Pacman Disarankan Pensiun

Pacquiao, yang terlihat memberi peluang pada Horn sepanjang pertandingan, menempatkan petinju Aussie itu unggul pada beberapa waktu.

Mark Nelson yang bertindak sebagai wasit bahkan mengatakan kepada Horn saat jeda antara ronde ke-9 dan ke-10 bahwa ia akan menghentikan pertarungan tersebut, dan memberi penghargaan kepada Pacquiao, jika juara dunia kelas welter WBO itu gagal melindungi dirinya sendiri.

“Ketika wasit memberitahu Horn untuk menunjukkan kepadanya sesuatu sehingga dia tidak akan menghentikan pertarungan, Horn mengerahkan segalanya dan pada saat itu Pacquiao terkejut, dan juga (Freddie) Roach terkejut,” sambung Marquez.

Marquez juga percaya bahwa Pacquiao seharusnya memenangkan gelar tersebut dan melihat hakim sebagai orang-orang yang bersalah atas keputusan yang meragukan.

“Jeff Horn melakukan pertarungan yang bagus tapi hakim tetap salah, mereka salah untuk memberinya keputusan dan dunia tahu,” kata Marquez. Orang bilang tinju tidak lagi masuk akal, tapi tinju tidak bisa disalahkan. Anda harus menyalahkan hakim yang tahu bahwa mereka seharusnya melakukan pekerjaan dengan baik,” timpalnya.

Pacquiao juga menderita luka di kedua sisi kepala setelah berbenturan tak disengaja.

“Tidak mungkin anda bisa menyalahkan apa yang terjadi dalam pertarungan dunia tinju, ini adalah tentang ofisial pertandingan, dari para juri sampai promotor dan bahkan wasit,” tegas Marquez.

Menurutnya, wasit, misalnya, dia tidak pernah terlalu memikirkan apa yang diperbuat Horn dalam hal penggunaan kepala atau siku, orang-orang itu adalah orang-orang yang merusak sportifitas tinju.

“Saya rasa itu juga tindakan yang memalukan, dan juga sikap buruk dari petugas pertandingan. Hal semacam itu sebaiknya tidak terulang jika ingin menjaga kualitas olahraga ini,” pungkas legenda tinju itu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *