oleh

Letusan Kawah Sileri kagetkan Wisatawan Dieng saat Liburan

PENANEGERI, Dieng- Letusan kawah Sileri, Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah mengagetkan para wisatawan yang sedang asyik menghabiskan liburan dengan menikmati pemandangan di dekat kawah Sileri di Dieng di hari Minggu (2/7)

Letusan kawah Sileri ini mengakibatkan asap membumbung tinggi hingga 50 meter, dan para wisatawanpun langsung berhamburan dan berlarian menyelamatkan diri.

Dalam letusan ini, kawah Sileri Dieng mengepulkan asap putih, menyemburkan materi lahar dingin, menyebarkan bebatuan kerikil dan ada gas alam yang keluar dari perut bumi di kawah Sileri ini.

Setidaknya belasan orang terluka akibat insiden ini.

Kebanyakan wisatawan yang terluka akibat terjatuh, dan seorang dilaporkan menderita patah tulang karena jatuh dan membentur batu saat lari menyelamatkan diri.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, semburan itu muncul sekitar pukul 12.00 WIB, Minggu (2/7) di kawah Sileri, Dieng Banjarangera.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan Kawah Sileri meletus freatik setinggi 50 meter. Kejadian tersebut sekitar pukul 11.30 WIB.

“Tipe letusan adalah freatik yaitu letusan gas atau embusan asap dan material yang dipicu oleh tekanan gas yang berada di bawah permukaan,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya, Minggu (2/7).

Berdasarkan laporan sementara dari BPBD Banjarnegara, saat terjadi letusan terdapat 17 orang pengunjung atau wisatawan yang terluka.

“4 orang menderita luka-luka dan dirawat di Puskesmas I Batur. Tidak ada korban jiwa meninggal dunia,” pungkasnya.

Kawah Sileri merupakan salah satu objek wisata di Dieng Plateau yang memiliki bentuk unik berupa kepundan datar, sehingga permukaan air kawah yang selalu mendidih terus mengalir ke permukaan yang lebih rendah.

Akibat letusan di kawah Sileri, maka lokasi wisata kawah Sileri ini untuk sementara ditutup. Namun untuk lokasi wisata alam kawah lainnya di Dieng seperti Kawah Sikidang, masih aman untuk dikunjungi. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *