oleh

Lewat MCS, BPJS Kesehatan Langsa Maksimalkan Kanal Pendaftaran

PENANEGERI, Langsa – BPJS Kesehatan Cabang Langsa, menggelar kegiatan Mobile Costumer Service (MCS), di Gampong Aramiyah, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (25/8).

Hal itu dilakukan guna mempermudah masyarakat mendaftarkan diri dan keluarganya sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Kaur Keuangan Kecamatan Birem Bayeun, Yuniati saat mendampingi kegiatan MCS tersebut mengungkapkan, bahwa kegiatan itu sangat membantu masyarakat yang tidak mempunyai fasilitas atau waktu luang untuk datang ke kantor BPJS guna mendaftarkan diri dan keluarganya sebagai peserta JKN-KIS.

“Mayoritas masyarakat di sini merupakan pembuat batu bata, jadi waktu mereka untuk perjalanan ke kantor sangat diperhitungkan mengingat harga batu bata yang di jual perbutir, padahal program JKN-KIS sangat bagus dan bisa menjadi pegangan mereka saat sehat dan digunakan ketika sakit,” jelas Yuniati.

Ia berharap agar kegiatan seperti ini berulang kembali dan setiap bulan BPJS Kesehatan membuat jadwal untuk mengunjungi desa-desa yang ada di kecamatan tersebut.

Baca Juga  Roadshow Ulama Palestina di Beberapa Masjid di Bireuen Terkumpul Donasi Rp 25 Juta Lebih

“Saya yakin masyarakat juga akan sangat senang dan semakin ramai yang datang ketika ada MCS seperti ini,” terang Yuniati.

Sementara itu, Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Langsa, Fitra Fahreza menjelaskan, bahwa kegiatan MCS ini juga salah satu upaya dalam mempermudah peserta untuk mengakses pelayanan atau informasi tanpa harus berkunjung ke kantor BPJS Kesehatan.

“MCS bukan hanya kegiatan yang bertujuan untuk melayani pendaftaran peserta, tetapi juga melayani pencetakan kartu, perubahan data, pemberian informasi bahkan juga penanganan keluhan peserta,” jelasnya.

Fitra juga menegaskan, sangat diharapkan dengan seringnya dilakukan kegiatan MCS seperti ini akan semakin familiar informasi tentang JKN-KIS.

“Khususnya untuk masyarakat-masyarakat daerah terpencil,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terbaru