oleh

Lewis Hamilton Rasakan Tekanan Besar

PENANEGERI, Formula 1 – Pembalap berkebangsaan Inggris, Lewis Hamilton, mengungkapkan kekecewaannya saat finis keempat di Grand Prix Austria pada hari Minggu (9/7), kendati ada dorongan pemulihan yang mengesankan dari urutan kedelapan di grid, merupakan cerminan dari intensitas pertarungannya dengan kejuaraan dunia Formula 1.

Rekan satu timnya di Mercedes, Valtteri Bottas, memenangkan perlombaan di Red Bull Ring sementara saingan utamanya Sebastian Vettel berada di urutan kedua, memperpanjang keunggulan pembalap asal Jerman dalam perebutan gelar.

Hamilton mendapatkan penalti ke grid lima tempat karena perubahan gearbox sebelum kualifikasi dan, meskipun ia berhasil melewati tantangan tersebut, ia tampak tidak senang dengan hasilnya.

Baca : Lewis Hamilton Harus Disalahkan ?

Pembalap tim Mercedes itu (151 poin) sekarang tertinggal daei Vettel sebanyak 20 poin, dengan Bottas 15 poin dibelakang dia.

Hamilton mengakui bahwa Bottas semakin terlibat dalam pertarungan tiga arah untuk merebut gelar juara dunia tahun ini.

“Anda berlatih, Anda mengorbankan segalanya untuk memastikan Anda mendapatkan hasil terbaik. Jadi, bila tidak melakukan segalanya dengan maksimal, maka Anda akan kehilangan banyak peluang dan merugikan diri sendiri,” ujar Hamilton dikutip dari Fox Sport, Selasa (11/7).

“Karena itu, berarti Anda tidak cukup peduli, dan faktanya saya peduli lebih dari yang saya butuhkan,” sambungnya.

Dia baru saja mengalami nasib buruk yang telah menghambat usahanya untuk mengamankan kejuaraan dunia keempat.

Pada putaran terakhir di Azerbaijan  memberinya kemungkinan menang dan akhir pekan lalu dia mengalami kegagalan dalam latihan rem dan perubahan gearbox secara paksa.

Ini adalah masalah yang bisa dilakukan pembalap Inggris tersebut karena dia menghadapi persaingan dari Ferrari dan rekan setimnya.

Dan juara tiga kali tersebut mengakui bahwa ia harus kembali lebih baik di babak berikutnya, di Grand Prix Inggris di Silverstone pada hari Minggu.

“Ini adalah pertempuran sengit yang saya sukai dan saya pikir hubungan kami cukup baik sebagai sebuah tim, tapi saya ingin memenangkan kejuaraan ini,” tambah Lewis Hamilton.

“Saat ini saya tertinggal 20 poin, saya tidak memiliki keajaiban, tapi saat ini tidak terlihat bagus. Masih harus menempuh perjalanan panjang dan bisa berubah saat balapan. Tapi semakin besar GAP yang didapat, semakin banyak tekanan yang terbentuk,” tuturnya.

Vettel mampu memberikan tekanan sejak awal musim ketika Ferrari membuktikan itu adalah pertandingan sengit bagi Mercedes dalam balapan. Dia juga kecewa karena tidak bisa mengubah posisi keduanya di grid menjadi sebuah kemenangan.

“Saya merasa seperti saya bisa menang dan saya tidak melakukannya, jadi saya tidak sepenuhnya bahagia,” katanya. Pada awal balapan saya tidak cukup cepat. Kecepatannya ada di sana, tapi sisanya tidak,” tandasnya.

Ferrari secara umum terbukti siap menghadapi musim ini dan tim tersebut akan kembali tampil di Silverstone.

Direktur eksekutif Mercedes, Toto Wolff, menegaskan bahwa tim tersebut tidak mempertimbangkan pesanan tim, dengan Bottas sekarang dalam pertarungan kejuaraan.

“Seperti yang telah kita tangani di masa lalu. Dengan perbedaan dinamika antara pembalap sama sekali berbeda. Bagi Lewis, itu sebenarnya hasil terbaik yang didapat saat Valtteri memenangkan perlombaan. Kami bahkan tidak tahu apapun di babak pertama dan kami mulai menghitung poin,” terang Wolff.

Dia juga membahas mengenai apakah pembalap harus mendapatkan penalti untuk masalah teknis di luar kendali mereka, sesuatu yang diajukan berulang kali di Austria.

“Saya pikir kita memerlukan kebebasan tertentu dan saya tidak berpikir pembalap harus dihukum terlalu banyak untuk masalah dengan mobil, tapi Anda tidak bisa membiarkannya lepas kendali,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *