oleh

Lima Pelanggar Qanun Jinayat Jalani Uqubat Cambuk di Lhokseumawe

PENANEGERI, Lhokseumawe – Pemko Lhokseumawe melalui Dinas Syariat Islam menggelar Uqubat cambuk terhadap 5 (lima) orang pelaku Khalwat (mesum) dan Maisir (judi) di halaman belakang Mesjid Islamic Center, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Rabu (25/10).

Informasi diperoleh Penanegeri.com menyebutkan, berdasarkan surat keputusan Pengadilan Negeri setempat, ke lima pelanggar Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum Jinayat yang terbukti bersalah masing-masing, Ridwan alias Wan Ben M Yusuf, warga Sawang, Aceh Utara (Jarimah Zina, melanggar pasal 33 ayat (1) Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, dengan Uqubat Hudud 100 kali cambuk di depan umum).

Kemudian, M Thaib Alias Yet bin A Jalil, warga Kuta Makmur, Aceh Utara (Jarimah pencabulan anak di bawah umur, melanggar pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014, Uqubat Ta’zir sebanyak 50 kali cambuk). Idris bin Hasan, warga Banda Sakti, Lhokseummawe (Jarimah perantara dan Maisir, melanggar pasal 20 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014, dengan Uqubat Ta’zir sebanyak 25 kali cambuk).

Selanjutnya, Erwan Syaputra bin Muchtar, warga Laut Tawar, Aceh Tengah (Jarimah Zina dengan anak di bawah umur, melanggar pasal 34 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014, Uqubat Hudud sebanyak 100 kali cambuk ditambah Uqubat Ta’zir 10 kali cambuk). Arifaldi Syahril bin Syahril, warga Muara Batu, Aceh Utara (Jarimah Zina, melanggar pasal 34, Uqubat Hudud 100 kali cambuk ditambah Uqubat Ta’zir 20 kali cambuk).

Uqubat Cambuk

Sebelumnya, perwakilan MPU Kota Lhokseumawe, Tgk Azhari dalam sambutan dan arahannya menyampaikan, hari ini kita akan menyaksikan bersama-sama eksekusi hukuman cambuk terhadap lima orang pelanggar hukum Jinayat.

“Tujuan diselenggarakannya hukum cambuk ini agar menjadi pembelajaran bagi kita semua supaya tidak mengulangi perbuatan tersebut,” ucapnya.

Ke lima orang tersebut, sambung Tgk Azhari, di hukum cambuk karena melanggar Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum Jinayat.

“Menurut Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 yang dimaksud dengan Uqubat adalah hukuman yang dapat dijatuhkan oleh hakim terhadap pelaku Jarimah,” terangnya.

Pelaksanaan Uqubat cambuk tersebut turut dihadiri, Kepala Dinas Syariat Islam Pemko Lhokseumawe, T Mansur, Kasat Pol PP dan WH Pemko Lhokseumawe, M Irsyadi, Waka Polres Lhokseumawe, Kompol Imam Aspali, SIK, Kasdim 0103/Aceh Utara, Mayor Czi Indra Puji Triwanto, Kalapas Kelas II/A Lhokseumawe, Nawawi, Kasi Pidum Kejari Lhoksemawe, Isna dan Pa Lidik Denpom IM/1, Kapten CPM Markasan serta ratusan masyarakat Kota Lhokseumawe.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *