oleh

Longsor di Kilometer 18.5 Lintas Bireuen-Takengon Semakin Parah

PENANEGERI, Bireuen – Jalan lintas nasional Bireuen-Takengon, tepatnya di kilometer 18,5 kawasan Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen tambah parah dan mengacam pengguna jalan yang melintas, Kamis (29/8).

Longsornya badan jalan tersebut kini semakin melebar, pasca hujan deras yang mengguyur kawasan itu sepekan terakhir ini.

“Kalau pelintas tidak hati-hati maka akan terperosok, apa lagi sebagian badan jalan sudah ambruk. Sebenarnya ambruknya badan jalan ini sudah lama dan belum juga diperbaiki,” ujar Hasanudin, salah seorang warga Krueng Simpo, Juli, Bireuen, kepada Penanegeri.com.

Selain jalannya menikung, kawasan itu kerap terjadi kecelakaan karena jalan menyempit, ditambah kondisi sebagian badan jalan yang sudah longsor dan amblas.
Nada yang sama juga dikatakan seorang sopir bus L300 lintasan Bireuen Tekengon, Samsul Bahri.

Menurutnya, kondisi jalan di kilometer 18.5 Bireuen-Takengon, Krueng Simpo, Juli itu memang sangat rawan, terutama bila malam hari.

Kata Samsul Bahri, bila tidak segera ditangani, maka dapat menyebabkan kecelakaan yang fatal bagi kendaraan yang melintas, terutama truk dan bus.

Baca Juga  Garap Kenalan Barunya di Mobil, Pemuda Aceh Tamiang Ditangkap Polisi 

“Kondisi badan jalan yang ambruk itu sudah lama, tapi anehnya hingga kini belum juga ditangani dan hanya dipasang batang kayu dan tali police line bekas, agar pengguna jalan tidak terperosok,” sebutnya.

Komentar

Berita Terbaru