oleh

Lucio : Spalleti Bisa Saja Dibandingkan dengan Mourinho

PENANEGERI, Sepakbola – Luciano Spalletti perlu memenangi trofi jika ingin dibandingkan dengan Jose Mourinho, menurut Lucio yang pernah berseragam Inter. Klub berjuluk Nerazzurri itu mengalahkan Chievo dengan skor 5-0 pada pekan lalu dan kini memuncaki klasemen Serie A dan masih memiliki peluang juara sampai akhir musim.

Spalletti mendapatkan pujian dari berbagai pihak sejak bertugas pada bulan Juni dan bahkan telah dibandingkan dengan Mourinho, yang membawa Inter memenangkan treble winner di musim 2009-10 sebelum pergi ke Real Madrid.

Mantan pelatih AS Roma tersebut bahkan sempat membantah ketika dibandingkan dengan pendahulunyta, dan Lucio yang menjadi faktor penting beberapa waktu lalu, juga sependapat bahwa terlalu cepat membandingkan Spalletti dengan pelatihnya dulu.

“Pertama-tama, saya bukan penggemar perbandingan semacam ini. Mourinho menulis sejarah, dia adalah pemenang besar dan dia sudah membuktikan bahwa filosofi kerjanya telah sangat sukses. Dia adalah tipe orang yang menyukai kemenangan. Pelatih baru Inter memiliki jalan yang panjang, dia perlu memenangkan banyak trofi jika dia ingin dibandingkan dengan Mourinho,” kata mantan juara Dunia itu dilansir DAZN pekan lalu.

“Saya tidak tahu akan memakan waktu berapa lama, tapi perubahan dan hasilnya cukup dekat. Ini bukanlah tim seperti beberapa musim lalu,” tambahnya.

Inter melakukan perjalanan ke Stadion Allianz dan berbagi poin dengan Juve, hal tersebut menambahkan rekor tak terkalahkan sejauh musim ini. Namun Lucio, yang memiliki periode singkat di Turin setelah meninggalkan Inter pada tahun 2012, merasa tim asuhan Massimiliano Allegri masih berada di atas angin.

“Kita berbicara tentang dua klub besar. Juventus telah menjalani masa kemenangan yang panjang, dengan manajemen yang hebat dari tahun ke tahun, namun Inter juga kuat dan mereka sekarang membangun kembali kepercayaan diri mereka,” sambung bek asal Brasil itu.

“Namun, saya pikir Juventus masih sedikit di depan Inter saat ini, mereka bisa tertinggal di pertengahan musim namun selalu menjadi juara pada akhirnya,” terangnya.

Inter memiliki 16 pertandingan liga tanpa kekalahan dan hanya kebobolan 10 kali, membuat duet Miranda dan Milan Skriniar di sisi pertahanan menjadi faktor penentu.

“Saya tahu Miranda, saat saya mengikutinya ke tim nasional Brasil. Tapi mereka adalah dua pemain hebat. Mereka membuat kemitraan yang solid dan punya percaya diri yang tinggi. Pertahanan adalah sektor penting bagi semua tim, jadi stabilitas disana akan membuat tim manapun lebih konsisten bahkan jadi juara,” tandas Lucio.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *