oleh

Ludes Terbakar, Rumah Milik Warga Peulimbang Bireuen Rata Dengan Tanah

PENANEGERI, Bireuen – Satu unit rumah berkonsruksi kayu beratap atap seng milik Razali Abdullah (40) warga Desa Seunebok Punti, Kecamatan Peulimbang, Kabupaten Bireuen  ludes terbakar, Jumat (30/8) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

Tak ada korban jiwa dalam musibah itu, sementara satu unit sepeda motor milik korban juga ikut terbakar dan sejauh ini belum diketahui secara jelas sumber api hingga membakar rumah tersebut.

Pasca kejadian, Razali Abdullah dan istrinya, Marwani (36) berserta empat anaknya, Hafiz Maulana (15), M Akbar (13), Hayatun Nufus (8), dan Amru Juanda (2) terpaksa harus mengungsi ke rumah keluarga dekatnya di kawasan desa setempat.

Menurut Razali Abdullah kepada wartawan, Jumat (30/8) siang mengaku, rumahnya itu terbakar sudah menjelang subuh dan Ia sempat melihat kobaran api membumbung tinggi saat terbangun.

“Kami dan keluarga terpaksa menyelamatkan diri melalui lewat pintu depan, namun api terus membesar, lalu kami keluar melewati pintu belakang,” katanya.

Razali Abdullah juga tidak mengetahui secara jelas, dari mana sumber api tersebut yang terus membesar, apa lagi saat ini sedang tertidur.

Baca Juga  Terkait Puisi Sukmawati, Ini Pernyataan Sikap DPW Partai NasDem Aceh

‘Kala terbangun, apinya sudah membesar sehingga kami berusaha menyelematkan diri agar tidak terbakar dipagi buta itu,” sebutnya.

Saat kebakaran itu terjadi,  tidak ada warga yang sempat  membantu,  terakhir warga datang setelah rumah milik Razali Abdullah sudah rata dengan tanah.

Sementara informasi terakhir, Dinas sosial Bireuen serta Badan Penanggulanggan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen telah menyalurkan bantuan masa panik untuk keluarga korban.

Bantuan masa panik tersebut disalurkan oleh Kadis Sosial Bireuen, Drs Murdani melalui  Kasi Perlindungan Sosial, Maulida Ulfa R Sos serta sejumlah petugas BPBD Bireuen.

Selain bantuan sembako, korban juga menerima bahan banguna berupa 10 lembar seng, 10 lembar triplek, cat dan paku serta kebutuhan lainnya dari BPBD Bireuen. Disamping itu pihak Dinsos juga telah membangun satu unit tenda darurat untuk keluarga korban.

Komentar

Berita Terbaru