oleh

Mahkamah Agung (MA) Sahkan Pembubaran HTI

PENANEGERI, Jakarta – Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

“Tolak kasasi,” tulis situs resmi MA, Jumat (15/2).

Dalam situs MA disebutkan bahwa perkara HTI ini diputus pada Kamis 14 Februari 2019. Ada tiga hakim yang memutuskan perkara ini. Mereka adalah Is Sudaryono, Hary Djatmiko, dan Supandi.

Sebelumnya Kemenkumham membubarkan HTI pada 2017 dengan dasar UU Ormas. Putusan itu ditolak organisasi tersebut dengan melayangkan gugatan ke PTUN Jakarta.

Namun PTUN menolak gugatan HTI pada 7 Mei 2018. Selanjutnya, pada September 2018, Pengadilan Tinggi Jakarta menguatkan vonis tersebut.

Lagi-lagi HTI tidak terima. Organisasi ini mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung hingga permohonan itupun ditolak.

Maka, ormas itu sah sebagai organisasi terlarang.

Kasus bermula saat Menkumham membubarkan HTI pada 2017 dengan berdasarkan UU Ormas. HTI tidak terima dan menggugat ke PTUN Jakarta.

Pada 7 Mei 2018, PTUN Jakarta menolak gugatan HTI. Vonis itu dikuatkan Pengadilan Tinggi Jakarta pada September 2018. HTI tak terima dan mengajukan permohonan kasasi. Namun MA menolak kasasi yang diajukan HTI.

“Tolak kasasi,” demikian ditayangkan website MA, Jumat (15/2).

Perkara nomor 27 K/TUN/2019 itu diadili oleh ketua majelis kasasi Supandi. Adapun anggota majelis adalah hakim agung Is Sudaryono dan HM Harry Djatmiko.

“Putus tanggal putusan 14 Februari 2019,” ujarnya.

HTI dibubarkan karena mengembangkan ajaran untuk mengganti Pancasila dan UUD 1945. Selain itu, bercita-cita mewujudkan negara khilafah. (*/dtc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *