oleh

Mantri Tani di Aceh Utara Diminta Awasi Penggunaan Benih Padi IF8

-Aceh-171 views

PENANEGERI, Aceh Utara – Para mantri tani di seluruh kecamatan dalam Kabupaten Aceh Utara diminta untuk mengawasi petani menggunakan benih padi merk IF8.

Berdasarkan surat edaran Dinas Pertanian dan Pangan kabupaten setempat, benih itu dilarang digunakan dengan dalih belum mempunyai sertifikat.

“Dinas Pertanian sudah menyurati kami para mantri tani untuk mengawasi petani menggunakan benih IF8 itu, karena benih padi merk IF8 ini belum bisa dikatakan benih sebab belum memiliki sertifikat,” ujar Mantri Tani Baktiya Barat, Munir kepada Penanegeri.com, Selasa (25/6).

Saat ditanya apakah sumber benih itu berasal dari salah satu Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) di Kecamatan Nisam, kabupaten setempat, Munir membenarkan hal itu.

“Iya (sumbernya) dari Kecamatan Nisam. Berdasarkan surat edaran itu, petani dilarang menggunakan benih IF8. Surat edaran itu disampaikan dinas kepada kami menindaklanjuti surat dari kementerian,” jelasnya.

Benih padi merk IF8 ini tidak asing lagi di kalangan petani, bahkan sejumlah kepala desa di Kecamatan Seunuddon juga sudah membeli benih itu beberapa waktu lalu dengan harga Rp 145 ribu per sak ukuran 5 kilogram. Mereka membeli dengan dana desa untuk disalurkan ke masing-masing petani.

Baca Juga  Hasil Rekontruksi, Sopir L300 Sengaja Menggilas Warga Jangka Bireuen Tewas 

Hingga berita ini ditayangkan, Penanegeri.com belum mendapatkan keterangan lebih lanjut dari pihak penyedia benih padi merk IF8 itu.

Komentar

Berita Terbaru