oleh

Maria Sharapova Tampil di Grand China Open

PENANEGERI, Tenis – Juara Grand Slam lima kali, Maria Sharapova, akan berlaga di China Open tahun ini, yang menandai turnamen tenis pertamanya di Asia sejak kembali dari suspensi pelanggaran obat-obatan pada bulan April lalu.

Mantan petenis nomor satu dunia yang memenangi gelar tunggal putri pada tahun 2014 itu akan tampil ketujuh kalinya di event tersebut, yang dipentaskan pada musim gugur di Pusat Tenis Nasional Beijing.

Thomas Ross, co-director dari turnamen tersebut, memastikan adanya partisipasi Sharapova pada hari Senin setelah bertemu dengan bintang asal Rusia itu di Amerika Serikat.

“Halo, saya Shara Family (klub penggemar Sharapova) di China. Saya sangat senang mengumumkan bahwa saya akan kembali ke Beijing dan bermain di China Open. Ini sangat mengasyikkan karena akan menjadi turnamen pertama sayadi Asia tahun ini,” kata Sharapova dalam sebuah pernyataan yang dilansir Fox Sport, Selasa (8/8).

“Setiap kali saya bermain di Beijing, Shara Family selalu menunjukkan dukungan yang begitu besar kepada saya. Saya tidak akan pernah melupakan saat terakhir saya memenangkan gelar pada tahun 2014, dan seberapa besar anda bersorak untuk saya di Diamond Justice. Saya sangat bersyukur atas dukungan Anda, dan berharap dapat segera bertemu dengan kalian semua,” lanjutnya.

Sebagai salah satu dari empat turnamen WTA Premier Mandatory, China Open akan menjadi turnamen tingkat tertinggi yang pernah dimainkan Sharapova sejak menyelesaikan larangan doping selama 15 bulan untuk hasil tes positif untuk kandungan obat-obatan meldonium pada tahun 2016 di Australia Open.

Dia mengaku telah minum obat itu selama bertahun-tahun dan tidak tahu bahwa itu telah dimasukkan dalam daftar obat terlarang pada awal tahun lalu. Dia awalnya mendapatkan suspensi dua tahun, yang kemudian dikurangi oleh Pengadilan Arbitrase  Olahraga saat mengajukan banding.

Dengan total hadiah uang lebih dari $ 6,38 juta dan 1.000 poin peringkat yang ditawarkan untuk pemenang, turnamen wanita China Open akan menawarkan tempat berlabuhnya 50 besar klasemen petenis wanita di dunia.
Jika Sharapova tidak dapat memperbaiki peringkat No.171 sebelum event tersebut, China Open akan memberinya sebuah kesempatan besar.

Sharapova mendapat ketenaran pada usia 17 tahun saat ia memenangkan Wimbledon 2004, trofi pertamanya. Dia kemudian memenangkan AS Open pada tahun 2006, Australia Open pada tahun 2008 dan Prancis Open dua kali pada tahun 2012 dan 2014.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *