oleh

Mauricio Pochettino : Kane Menyelamatkan saya dari Pemecatan

PENANEGERI, Sepakbola – Mauricio Pochettino yakin beberapa gol yang dicetak Harry Kane untuk Tottenham telah  menyelamatkannya dari pemecatan.

Dengan Spurs telah mengumpulkan 11 poin dari sembilan pertandingan awal di bawah kepelatihan Pochettino pada tahun 2014, Harry Kane yang menjadi pelapis Roberto Soldado dan Emmanuel Adebayor saat itu, mencetak gol kemenangan melalui tendangan bebas melawan Aston Villa.

Jika dilihat ke beakang, Kane telah memenangkan Golden Boot dua musim berturut-turut, sementara Pochettino telah memandu Spurs untuk menyelesaikan posisi tiga besar berturut-turut.

“Mungkin saya bisa menemukan banyak gol lain yang fantastis tapi bagi saya, golnya (Kane) terkait dengan emosi, pada periode yang Anda jalani. Bagi saya gol itu adalah gol yang menakjubkan karena itu sangat berarti bagi tim ini, untuk semua orang, agar membuka peluang kemungkinan untuk bertahan sampai hari ini,”  kata Pochettino seperti dilansir ESPN, Minggu (17/9).

“Memang benar, tim masih berusia muda dan kami sedikit tertekan karena tim berada di sana dan bermain bagus, tapi belum sekalipun memenangkan pertandingan. Selalu dalam sepakbola, bila Anda tidak mendapatkan hasil bagus, yang pertama dipecat adalah manajernya. Karena itulah gol itu memungkinkan kami terus bekerja sama dan mencoba mengubah klub. Saya merasa sangat emosional setiap Kane mencetak gol, sampai saat ini,” terangnya.

Kane mencapai 100 gol di liga ketika Tottenham melawan Everton akhir pekan lalu, menindaklanjuti penampilan dua gol tersebut dengan dua gol lainnya melawan Borussia Dortmund di Liga Champions pada pertengahan pekan dan Pochettino mengungkapkan bagaimana dia sekarang memegang sang striker sebagai contoh bagi pemain lainnya.

“Para pemain harus menunjukkan rasa lapar dan tidak pernah kehilangan rasa lapar. Kami memiliki banyak contoh bagus, Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, atau pemain seperti Harry Kane yang masih berusia 23 tahun. Saya menunjukkan kepada tim ini tentang gol pertama melawan Borussia Dortmund, bagaimana dia bertarung melawan dua pemain bertahan dan bagaimana dia mencetak gol. Itu adalah tanggung jawab kami untuk menginspirasi mereka agar tidak kehilangan rasa lapar,” tambah Mauricio Pochettino.

“Spurs selalu memiliki peluang bagus dalam beberapa tahun terakhir, sekarang bagaimana cara kami memanfaatkan peluang itu menjadi hasil lebih tinggi,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *