oleh

Mbappe : Saya Bukan Penyelamat Prancis

PENANEGERI, Sepakbola – Kylian Mbappe tidak percaya bahwa dia akan “menyelamatkan” Prancis dan memastikan Les Bleus lolos ke Piala Dunia.

Meskipun Prancis unggul satu poin di puncak klasemen Grup A menjelang pertandingan hari Sabtu melawan Bulgaria, bisa meraih hasil maksimal dari perjalanan ke Sofia dan pertandingan kandang melawan Belarusia akan menjamin tempat di Rusia 2018.

Mbappe mencetak gol internasional pertamanya dalam kemenangan 4-0 atas Belanda di Paris pada bulan Agustus lalu, namun tim asuhan Didier Deschamps gagal memecahkan kebuntuan melawan Luxemburg tiga hari kemudian.

Hasil imbang tanpa gol membuat Prancis rentan disingkirkan tim urutan kedua, Swedia, sementara Belanda dan Bulgaria sama-sama mempertahankan harapan lolos kualifikasi otomatis, namun Mbappe tidak peduli dengan tekanan tersebut.

“Tidak, saya tidak akan menyelamatkan hari paling penting bagi Prancis. Kami memiliki 11 pemain di lapangan. Orang-orang mengharapkan yang lebih banyak dari saya dan itu normal. Bila Anda memiliki pemain bagus, masuk akal jika ingin mereka sanggu[ membuat perbedaan. Tapi saya pikir kami memiliki skuad berkualitas dengan banyak pemain bagus. Bukan hanya satu pemain yang akan membuat perbedaan, tapi setiap orang akan melakukannya,” kata pemain berusia 18 tahun itu dalam sebuah konferensi pers, dilansir ESPN, Jumat (6/10).

“Saya benar-benar tidak sabar untuk menjalani permainan penting ini. Kami senang bila ada begitu banyak tekanan. Kami ingin berada di lapangan untuk menjalani pertandingan dan mempertahankan warna Prancis di kompetisi terbesar,” sambungnya.

Mbappe telah memulai kehidupan baru di PSG, di mana dia bergabung dengan Neymar, namun dia memilih untuk tidak membandingkan pemain Brasil itu dengan Antoine Griezmann.

“Mereka adalah dua pemain yang berbeda. Neymar lebih kreatif dan Griezmann lebih klinis di depan gawang. Jadi mereka adalah dua pemain yang berbeda dan saya bisa belajar dari keduanya setiap hari,” katanya terkait Neymar.

“Saya pikir saya bisa memperbaiki setiap aspek. Secara taktis, kadang kala saya kehilangan beberapa hal penting, saya juga bisa melakukannya secara teknis, mencetak lebih banyak gol saat saya memiliki peluang dan bertahan ketika dibutuhkan. Ada banyak hal yang perlu diperbaiki, tapi saya masih punya waktu dan saya akan menjadi lebih baik,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *