oleh

McGregor Akhirnya Tanggapi Tantangan Tony Ferguson

PENANEGERI, UFC – Setelah memenangkan “gelar sementara” pekan lalu dengan kemenangan meyakinkan atas Kevin Lee, Tony Ferguson menegaskan bahwa ia menginginkan sebuah celah untuk melawan McGregor.

Superstar Irlandia itu memenangkan sabuk juara kelas 155 pound pada November tahun lalu saat ia mengalahkan Eddie Alvarez di UFC 205 dan melakukan debut tinju  melawan Floyd Mayweather.

McGregor kalah dalam pertarungan super di Las Vegas dan diperkirakan akan kembali ke Octagon untuk pertarungan berikutnya. Pertarungan ketiga dengan Nate Diaz telah diperdebatkan, namun Dana White (presiden UFC) mengklaim pekan lalu bahwa McGregor harus menghadapi Ferguson.

Petarung berusia 33 tahun itu telah berulang kali menyatakan bahwa juara kelas ringan itu takut untuk melawannya dan bahkan tidak bisa menyebutkan namanya, namun McGregor menangani masalah ini dengan tweet khas-nya pada Jumat malam.

Tony Ferguson, dilansir  ESPN, Sabtu (14/10) berbicara tentang kemungkinan bentrokan dengan McGregor setelah kemenangannya atas Lee pekan lalu,

“Yang perlu dilakukan adalah mempertahankan atau mengosongkan (sabuk juara milik McGregor). Pria itu berumur kurang dari sebulan. Maksud saya dibandingkan dengan apa yang aturan UFC nyatakan, dia punya waktu setahun untuk mulai mempertahankan sabuknya,” ujarnya.

Baca Juga  McGregor Berada di Penetuan Karir ?

McGregor turut membalas penyataan itu melalui akun Twitternya.

“Apakah Anda yakin? Saya sedang bermain-main dan jangan salahkan saya jika (pertarungan) itu terjadi,” tulisnya.

Di sisi lain melihat beberapa hal baik untuk para penggemar, Dana White telah memperjelas pertarungan unifikasi antara Ferguson dan McGregor kemungkinan besar adalah langkah yang bisa dilakukan.

Bagi Ferguson (23-3), kemenangannya atas Lee tidak hanya mendapatkan gelar UFC pertamanya, tapi juga memperpanjang kemenangannya menjadi 10 kali beruntun sejak berada di Octagon.

McGregor (21-3), juga seorang mantan juara kelas bulu, belum melangkahkan kaki di dalam Octagon sejak mendapatkan gelar kelas ringan atas Eddie Alvarez di UFC 205 pada bulan November 2016. Sejak saat itu, McGregor telah menikmati hidup baru, sebagai seorang ayah sebelum melangkah ke dunia tinju profesional untuk pertandingan besar melawan Floyd Mayweather pada bulan Agustus.

Komentar

Berita Terbaru