oleh

Melawan Petugas, DPO Narkoba, Pencurian dan Pemerkosaan Tewas Ditembak Polisi

PENANEGERI, Aceh Timur – Seorang DPO narkoba AR (27) warga Gampong Buket Teukuh, Kecamatan Idi Tunong, Aceh Timur, meregang nyawa setelah ditembak karena berusaha kabur dan melawan petugas dari jajaran Polres Aceh Timur, Selasa (11/2) sekitar pukul 01.00 WIB.

Selain sebagai DPO Satres Narkoba Polres Aceh Timur, AR juga mempunyai sejumlah catatan kriminal lainya seperti pencurian (Laporan Polisi Polsek Idi Tunong) dan pemerkosaan (Laporan Polisi Satreskrim Polres Aceh Timur),” sebut Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, SIK,MH melalui siaran persnya yang disampaikan kepada Penanegeri.com, Kamis (13/2).

Dijelaskan, penangkapan AR bermula ketika personel Polsek Idi Tunong didatangi CT (istri AR) guna memberikan informasi bahwa suaminya (AR) sedang berada di rumah kawanya di Gampong Buket Tekueh, Kecamatan Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur.

Memperoleh informasi tersebut petugas Polsek Idi Tunong bersama dengan CT menuju serta menunjukkan lokasi di mana AR berada. Mengetahui kedatangan petugas, AR mencoba melarikan diri. Melihat targetnya berusaha kabur, petugas memberikan tembakan peringatan sebanyak empat kali, namun AR terus berlari.

Baca Juga  Pemuda asal Bireuen yang Meninggal di Malaysia Dipulangkan Hari ini

“Ia sempat terhenti dan saat petugas berupaya memborgolnya, justru AR melawan dan mendorong petugas sehingga terjatuh di saluran air,” ujar Kapolres.

Kemudian, sambung Kapolres, AR terus berusaha kabur dari sergapan petugas. Tidak mau kehilangan target, anggota Polsek Idi Tunong kembali memberikan tembakan peringatan akan tetapi tidak diindahkan sehingga diambil tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan AR.

“Selanjutnya AR dibawa ke Puskesmas Idi Tunong untuk mendapatkan pertolongan, namun saat petugas puskesmas sedang berusaha memberikan pertolongan, nyawa AR tidak tertolong,” tutup Kapolres.

Komentar

Berita Terbaru