oleh

Memasuki Tahap Akhir, Empat Desa di Bireuen Belum Ajukan Bantuan DD

PENANEGERI, Bireuen – Meski sudah hampir memasuki batas akhir bulan Desember, empat desa di Kabupaten Bireuen belum juga mengajukan usulan penarikan bantuan Dana Desa (DD) tahap akhir.

Sementara batas akhir pengajuan usulan dana desa melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGP-KB) Bireuen, 16 Desember 2019.

Kadis Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGP-KB) Bireuen melalui Kabid Pemerintahan Pemukiman dan Gampong,  Adnan Muhammad  SPd kepada wartawan, Kamis (12/12) menjelaskan, hingga kini masih ada empat desa yang mengajukan penarikan dana tersebut.

“Ada empat desa yang belum mengajukan usulan. Selain Desa Reusep Ara, Jangka, Desa Tanjong Bungong, Matang Bangka dan Meunasah Tambo, Kecamatan Jeunieb,” katanya.
Kata Adnan, syarat utama pengajuan permohonan penarikan Dana Desa (DD) tahap akhir 2019 harus ada laporan pertanggungjawabkan bantuan sebelumnya.

Dijelaskannya, untuk laporan pertanggungjawabkan maka persentase realisasi pekerjaan fisik sebelumnya minimal 75 persen dan baru bisa melakukan penarikan bantuan tahap akhir.

“Tapi apabila realisasi fisik  melalui dana desa masih dibawah 75 persen, maka ketentuannya  tidak bisa mengajukan usulan penarikan usulan terakhir,” ungkapnya.

Pihaknya, tambah Adnan Muhammad telah berulang kali mengingatkan, agar perangkat desa di 17 kecamatan di Kabupaten Bireuen agar segera mengajukan dana DD tahap akhir.

“Kami juga telah berulangkali meminta para camat agar segera membantu menyelesaikan permasalahan di desa, terutama terkait pengajuan bantuan DD tahap akhir,” sebutnya.

Resikonya, sambung Adnan Muhammad bagi setiap desa yang tidak belum menarik Dana Desa untuk tahap akhir, maka menjadi bahan penilaian dan evaluasi tim Pemkab Bireuen serta pemerintah pusat untuk tahun berikutnya.

“Kemungkinan utama, bantuan Dana Desa untuk tahun berikutnya akan semakin kecil dibandingkan dana yang diterima oleh desa tersebut selama ini,” ungkap Adnan Muhammad.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *