oleh

Mengaku Intel Polisi, Modus Baru Perampokan di Aceh Utara

-Aceh-462 views

PENANEGERI, Aceh Utara – Komplotan perampok yang mengaku sebagai anggota Polisi yang bertugas di bidang intel berhasil merampas satu unit sepeda motor milik Daniel Saputra (19) warga asal Gampong Sagoe, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara.

Perampokan dengan modus tersebut terjadi di kawasan Jalan Medan-Banda Aceh, tepatnya di Gampong Ceubrek Tunong, Kecamatan Syamtalira Aron, Minggu (27/10) lalu.

“Kejadian berawal saat korban pulang dari Kota Lhokseumawe dengan menggunakan sepeda motor merek Satria F. Setibanya di kawasan Keude Geudong, Kecamatan Samudera, sekitar pukul 18.40 WIB, korban dihampiri dua pelaku,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian melalui Kapolsek Syamtalira Aron, Iptu Sudirman, Selasa (29/10).

Sudirman menjelaskan, saat menghampiri korban, pelaku yang mengaku sebagai anggota intel Polisi langsung meminta surat-surat kendaran pada korban. Pelaku berpura-pura menyuruh korban menaiki mobil penumpang untuk mengambil surat-surat kendaraan.

“Korban tidak mau naik mobil penumpang karena tidak yakin pelaku anggota Polisi. Lalu pelaku memboncengkan korban dengan sepeda motor merek Vario 125 hingga dibawa ke arah Kecamatan Syamtalira. Korban diturunkan di dekat Polsek dan kembali diminta naik mobil untuk pulang ke rumah mengambil surat-surat kendaraan,” ujarnya.

Baca Juga  Dinar Khalifah Banda Aceh Serahkan Mobil Pinjaman Dukung Operasional KPB

Karena korban sudah yakin pelaku anggota Polisi, lalu korban pun naik mobil penumpang untuk pulang ke rumah mengambil surat-surat kendaraan. Pada pukul 21.00 WIB, korban dihubungi oleh pelaku. Pelaku memberitahukan bahwa sepeda motor itu telah dititipkan di Polres Aceh Utara dan dapat diambil pada esok harinya.

“Pada Senin (28/10) kemarin, korban mendatangi Polres Aceh Utara dengan maksud mengambil sepeda motor miliknya itu. Sekitar pukul 12.30 WIB, korban kembali menghubungi pelaku. Melalui telepon selulernya, Korban diminta untuk mengantarkan surat kendaraan ke Polantas Cunda, Lhokseumawe,” terang Sudirman.

Kemudian, lanjut Kapolsek, saat korban bertemu seorang anggota Polisi di Polres Aceh Utara, anggota Polres tersebut menghubungi pelaku untuk meminta dikembalikan sepeda motor korban. Mendengar suara Polisi, pelaku langsung menutup teleponnya.

“Pada pukul 18.30 WIB, korban membuat laporan ke Polsek Syamtalira Aron dengan laporan Polisi Nomor : LP.B/18/XI/RES.1.11/2019/ACEH/RES AUT/SPKT/SEK.SY. ARON, Tanggal 28 Oktober 2019. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian Rp 8 juta,” tukasnya.

Komentar

Berita Terbaru