oleh

Mengemis Dapat Uang 29 Juta

PENANEGERI, Penajam – Mengemis agaknya sudah menjadi profesi, bukan lagi karena kondisi sementara yang terdesak.

Buktinya, dua orang pengemis yang diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur ini, selama empat bulan mengemis, berhasil mengumpulkan uang sumbangan dan amal sedekah warga sebesar Rp.29.533.200.

Namun akhirnya dua pengemis kaya ini berhasil diamankan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur saat mengemis di lokasi berbeda di daerah ini.

Cukup membuat warga menjadi penasaran, karena dua orang pengemis asal Madura, Jawa Timur, ini selama empat bulan bisa mendapatkan Rp29.533.200, sebelum akhirnya diamankan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Penyidik Satpol PP Kabupaten Penajam Paser Utara Denny Handayansyah, ketika dikonfirmasi di Penajam, Sabtu (19/8), mengatakan dua pengemis bernama Juheri (55) dan Ihak (68) diamankan petugas, Jumat (18/8), sekitar pukul 11.00 WITA di lokasi berbeda.

Juheri diamankan petugas penegak peraturan daerah Kabupaten Penajam Paser Utara saat mengemis di depan Masjid Ar Rahman Kecamatan Penajam, sedangkan Ihak saat berada di rumah indekos di wilayah Kelurahan Petung.

“Aksi kedua pengemis yang kami amankan itu cukup meresahkan masyarakat karena sering meminta dengan cara memaksa,” ujar Denny.

Ia menjelaskan, saat beraksi keduanya tidak jarang berpura-pura menjual buku agama atau mengaku kehabisan bekal hanya untuk mendapat simpati dan belas kasihan dari warga.

Bahkan, lanjut Denny Handayansyah, dua pengemis tersebut sering meminta-minta ke rumah-rumah warga dan meminta uang dengan cara memaksa.

Saat dilakukan pemeriksaan, petugas juga mengamankan uang tunai sebesar Rp1.333.000 serta barang bukti transfer senilai Rp28.200.200.

“Kami lakukan pemeriksaan dan menemukan uang tunai dan bukti transfer uang yang dikirim ke tiga rekening berbeda di wilayah Madura,” kata Denny.

Kedua pengemis yang diamankan Satpol PP Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut melanggar Peraturan Daerah Nomor 17 Tahun 2007 dan 2009 tentang Administrasi Kependudukan dan Ketertiban Umum.

“Rencananya setelah diinapkan di kantor Satpol PP keduanya akan dipulangkan ke daerah asal pada Minggu (20/9) pagi,” ujar Denny Handayansyah.

“Kepada petugas kedua pengemis asal Madura itu mengaku baru empat bulan berada di wilayah Penajam Paser Utara,” katanya.

Meresahkan warga, karena dua pengemis kerap berkeliling mengemis ke rumah-rumah warga dan meminta-minta uang. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *