oleh

Menghindari Jalan Berlubang Pelajar Meninggal Dunia

PENANEGERI, Kebumen- Bermaksud menghindari lubang dan memilih jalan yang rata, TM justru terjatuh saat berangkat ke sekolahnya di SMA Pius Bakti Utama Gombong, Kebumen pada Rabu, (26/2/2020).

Pada saat terjatuh melintas pula kendaraan yang melaju sehingga tak terelakkan sehingga terlindas dan tewas seketika.

Berdasarkan kesaksian warga, pemotor melaju dengan kecepatan sedang namun karena menghindari lubang, mungkin terpleset sehingga jatuh.

Kasatlantas Polres Kebumen AKP Muh. Rikha Zulkarnain sudah meminta pihak terkait.

“Kami sudah sampaikan dalam hal ini PU Bina Marga yang bertanggung jawab pada jalan nasional tersebut untuk cek lokasi dan melaksanakan penutupan yang berlubang,” pintanya.

Terkait kecelakaan seorang pelajar tadi pagi, Rikha menghimbau pengguna jalan untuk mengutamakan keselamatan.

“Kami mohon seluruh masyarakat selalu berhati- hati di jalan, utamakan keselamatan pribadi maupun pengendara lain dengan mentaati rambu dan marka, memperhatikan kondisi jalan dan lingkungan serta selalu persiapkan diri dan kendaraan sebaik mungkin sebelum bepergian,” harapnya.

Kapolsek Gombong AKP Triwarso beserta anggotanya berinisiatif menutup lubang jalan yang ada di wilayahnya.

“Upaya kami lakukan pengurugan jalan ini supaya mengurangi tingkat kecelakaan para pengguna jalan, terutama pengguna motor,” tutur AKP Triwarso pada hari Rabu (26/02/2020).

“Pengurugan jalan berlubang dilakukan dengan adukan semen yang sudah dicampur dengan pasir di Jalan Yos Sudarso Gombong. Mengingat ini jalur nasional, arus lalu lintas utama dan tingkat penggunaannya sangat tinggi,” katanya.

Kapolsek Gombong juga berharap kepada pihak terkait untuk segera melakukan perbaikan jalan terutama di jalan-jalan nasional tersebut.

Kapolsek Sruweng AKP Tri Sudjarwadi beserta anggota dan masyarakat yang peduli keselamatan lalu lintas telah melakukan kegiatan preventif berupa pemberian tanda silang dan lingkaran pada lubang di jalan dengan menggunakan cat warna putih mulai Toko Handayani/ home industri lanting bumbu sampai dengan simpang lima Sruweng.

“Diharapkan dengan diberikan tanda dengan warna yang terang, pengguna jalan, khususnya pemotor bisa melakukan antisipasi dan menghindari lubang sehingga terhindar dari kecelakaan,” katanya.

Selain melakukan pemberian tanda, Polsek Sruweng juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait agar dilakukan penambalan pada jalan. Dari hasil koordinasi didapatkan jawaban bahwa penambalan/ perbaikan jalan akan mulai dilaksanakan mulai hari Jum’at besok.

Kapolres Kebumen AKBP Dr. Rudy Cahya Kurniawan melalui Kasubbag Humas Iptu Tugiman menghimbau kepada masyarakat untuk ekstra waspada saat melintasi ruas jalan yang berlubang, apalagi saat turun hujan karena lubang tertutup genangan air.

“Kurangi kecepatan dan pastikan lampu penerangan utama kendaraan menyala terang terlebih saat hujan dan malam hari,” himbau Iptu Tugiman seperti dilansir Humas Polres Kebumen. (evie/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *