oleh

MOAB Dijatuhkan di Afghanistan untuk Perangi ISIS

PENANEGERI, Desk Internasional- Sebuah Bom bernama MOAB (Mothers of All Bombs) atau terjemahannnya adalah : ‘Biang dari Segala Bom’ bertype GBU-43 / B telah dijatuhkan pada hari Kamis (13/4) pukul 19:32 waktu setempat di wilayah Distrik Achin, Propinsi Nangarhar- Afghanistan,  guna memerangi ISIS-K.

Sebuah Bom berjenis MOAB adalah bom ‘raksasa’ dengan ukuran berat 21.600 pound, yang merupakan bom non-nuklir paling kuat yang dibuat Amerika. MOAB ini dipandu dengan GPS untuk menentukan target sasaran.

Bom Non-Nuklir (bukan nuklir) raksasa itu dijatuhkan oleh sebuah pesawat MC-130, yang ditempatkan di Afghanistan dan dioperasikan oleh Angkatan Udara Komando Operasi Khusus, terang juru bicara Pentagon Adam Stump seperti dikutip oleh Reuters (14/4).

Ini adalah pertama kalinya bom jenis ini digunakan dalam pertempuran,” kata juru bicara Pentagon Adam Stump, sebagaimana dikutip dari Reuter, Jumat (14/4/2017) dini hari.

Para pejabat militer mengatakan target MOAB itu adalah gua dan terowongan yang kompleks ISIS dan personil di distrik Achin dari provinsi Nangarhar di Afghanistan.

Baca Juga  Latihan Pesawat Pembom AS di Semenanjung Korea

Seperti diketahui, ini adalah pertama kalinya MOAB telah digunakan di medan perang Afghanistan, dashyatnya ledakan belum diketahui, namun dari ukurannya yang raksasa, tentu sangat serius.

“Ini adalah senjata yang tepat untuk mengurangi hambatan tersebut dan menjaga momentum ofensif melawan ISIS-K,” jelas Jendral John Nicholson, Komandan pasukan Amerika Serikat di Afghanistan dalam pernyataannya.

“Pasukan AS mengambil setiap tindakan pencegahan untuk menghindari korban sipil dengan serangan ini. Pasukan AS akan melanjutkan operasi ofensif sampai ISIS-K hancur di Afghanistan,” lanjut Jendral John Nicholson Komandan Pasukan AS di Afghanistan.

ISIS-K adalah singkatan dari ‘Islamic State in Iraq, Syria – Khurasan Province’.

Mengenai tingkat kerusakan dan apakah ada musuh yang tewas belum jelas. Militer AS saat ini sedang melakukan penilaian. (*)

Komentar

Berita Terbaru