oleh

Mobil Dinas Bupati Bireuen Lecet, Pemkab Usulkan Mobil Dinas Baru

PENANEGERI, Bireuen – Dengan kondisi perekonomian yang mulai terpuruk dan belum stabil selama setahun terakhir, ternyata Pemerintah Kabupaten Bireuen kini mengusulkan pengadaan mobil dinas baru untuk bupati setempat.

Alasannya, pengadaan mobil baru untuk Bupati Bireuen, H Saifannur S.Sos dengan patokan harga yang fantastis, yakni Rp 1,9 miliar, dengan dalih mobil dinas lama jenis Prado Luncuiser yang selama ini digunakannya sudah mengalami lecet.

Pengadaan mobil tahun ini ternyata tidak hanya untuk Saifannur, istri bupati atau ketua PKK Bireuen, Hj Fauziah yang juga Caleg DPRA itu akan disediakan mobil jenis Avanza keluaran terbaru, namun tidak disebutkan berapa nominal anggarannya.

Tak hanya itu, agar setara dan tidak terjadi kesenjangan, diduga untuk tiga pimpinan wakil rakyat, di DPRK Bireuen juga diplot anggaran Rp 1,4 miliar dari APBK 2019 dan ikut memerlukan mobil dinas baru.

“Tapi sejauh ini terkait pengadaaan untuk mobil baru bupati tersebut belum ditender,” kata Sekda Bireuen,  Zulkifli SP kepada sejumlah wartawan usai Musyawarah dengan Forum SKPK, di Aula lama Setdakab, Bireuen, Senin (11/3).

Baca Juga  Hujan Sesaat, Kota Lhokseumawe Kebanjiran

Sementara itu, ditempat yang sama, Ketua DPRK Bireuen Ridwan Muhammad mengatakan, pengadaan mobil dinas tersebut sudah sesuai dengan aturan.

“Menyangkut pengadaan mobil dinas baru untuk bupati, istri bupati juga ketua PKK serta untuk tiga pimpinan DPRK Bireuen itu sudah sesuai aturan,” terangnya.

Dikatakan Ketua DPRK Bireuen itu, usulan pengadaan mobil bupati jenis prado landcuiser, sebab mobil jenis toyota fortuner yang digunakan selama ini sudah lecet.

“Dilakukan pengadaaan itu, karena ini sesuai dengan surat pelengkap, usulan pengadaan mobil dinas yang disampaikan Pemkab Bireuen,” sebutnya.

Sebelumnya, rencana pengadaan mobil dinas bupati sebesar Rp 1,9 miliar sempat dilakukan demo oleh mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Kabupaten Bireuen, di depan pintu gerbang Gedung DPRK Bireuen, Senin, 8 Oktober 2018 lalu.

Komentar

Berita Terbaru