oleh

Mourinho Sebut Klub-Klub Inggris di Liga Champions ada di Level ke 2

PENANEGERI, Sepakbola – Manajer Manchester United, Jose Mourinho, percaya bahwa klub-klub Inggris di Liga Champions tahun ini adalah “tingkat kedua” dibanding klub seperti Real Madrid, Barcelona dan Bayern Munich.

Mourinho membawa timnya meraih kemenangan 3-0 atas Basel di Old Trafford di pertandingan pembuka Grup A pada Rabu dini hari, meskipun dia tidak terkesan dengan penampilan skuad United, mengkritik mereka karena tidak melakukan pekerjaan menyeluruh dan profesional.

Chelsea adalah tim Inggris lainnya yang beraksi pada pertandingan pertama, mengalahkan Qarabag (pendatang baru dari Azerbaijan) dengan skor 6-0 di kandang sendiri, sementara Manchester City berhasil menang atas Feyenoord dan Liverpool ditahan imbang Sevilla dengan skor 2-2 pada Kamis dini hari.

Mourinho tidak menilai kemungkinan salah satu dari mereka memenangkan persaingan dengan sangat baik, meskipun menunjukkan bahwa klub-klub Inggris  (Liga Primer) memberi persaingan di Liga Champions, dimana Madrid, Barca dan Bayern seperti “melakukan pemanasan” dan mendapat manfaat dari liburan di musim dingin.

“Saya pikir Liga Champions untuk tim-tim ini [pihak Eropa besar] yang Anda bicarakan, dan bagi Real Madrid, Barcelona, Bayern, saya pikir untuk tim-tim ini, Liga Champions dimulai pada bulan Februari. Sekarang hanya pemanasan dan pada bulan Februari ketika kami tim Inggris, kami mencoba bertahan setelah musim dingin, mereka akan segar dan siap setelah pemanasan ini,” ujar Mourinho dikutip dari laman Sky Sport, Kamis (14/9).

“Bagi mereka ini adalah pemanasan. Saya pikir kami (tim Inggris) berada di tingkat ke-2. Dan tingkat seperti itu sebaiknya kami harus lolos dan memenuhi syarat. Kami harus mendapatkan poin untuk lolos ke fase gugur dan ketika kami melakukan itu, mari menikmati bermain melawan tim-tim yang lebih besar,” tambahnya.

“Ini bukan sikap pesimis saya, tapi saya melihat beberapa aspek yang berbeda, dari segi kompetisi dan penjadwalan. Dimana Inggris tidak memiliki waktu istirahat dan tentu saja itu bisa menjadi ancaman jika banyak pemain yang cedera,” sambung Mourinho.

“Saya memang mengkritik jadwal, tapi jelas alasannya. Para pemain bukan robot, mereka perlu penyegaran diri dan ini bisa mempengaruhi prestasi di tingkat Eropa,” lanjutnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *