oleh

Mourinho : Sesuatu Terjadi Dengan Penjualan Matic

PENANEGERI, Sepakbola – Jose Mourinho mengatakan bahwa Chelsea yang menyetujui penjualan Nemanja Matic menunjukkan sesuatu yang tidak biasa telah terjadi di balik layar sisi Stamford Bridge.

Manchester United menandatangani Matic dari juara bertahan Liga Primer itu dengan bayaran £ 40 juta dan gelandang asal Serbia itu terkesan dalam debutnya di Old Trafford, saat The Red Devils masih bersaing di puncak klasemen dan hanya kalah selisih gol dari Manchester City.

Manajer Chelsea, Antonio Conte, dilaporkan tidak senang saat kepergian (penjualan) Matic dan Mourinho telah mengungkapkan keterkejutannya bahwa transfer itu menjadi kenyataan.

“Hal itu (transfer) tergantung pada apa yang terjadi di balik pintu tertutup dan kita tidak tahu apa yang benar-benar terjadi, satu-satunya yang kita tahu adalah dengan uang yang dimiliki Chelsea, saya membawanya ke Stamford Bridge karena saya pikir dia adalah pemain dengan kualitas spesial,” ujar manajer asal Portugal tersebut seperti dilansir The Telegraph, Selasa (3/10).

“Sejak saya pergi, saya selalu berpikir dia bisa menjadi pemain yang sempurna untuk tim ini (Manchester United), tapi saya tidak mengganggunya, saya tidak mengganggu Chelsea, saya tidak pernah menyangka hal itu mungkin terjadi kecuali sesuatu yang spesial. Dan sepertinya ada sesuatu yang terjadi, karena agennya mengatakan kepada saya bahwa Anda bisa memilikinya, Anda harus membayar dan manajemen Chelsea akan melepasnya,” tambahnya.

“Jadi kami memilikinya dan sangat senang. Karena dia adalah pemain yang dibutuhkan tim ini dan sekarang dengan kualitas seperti ini, kami memiliki Nemanja dan Michael Carrick, Michael sudah cukup berumur tapi masih bisa konsisten, dan saya senang dengan pemain yang memiliki stabilitas semacam ini,” lanjut Mourinho.

Salah satu pemain yang didatangkan United pada musim panas, Victor Lindelof, terlihat gagal menembus tim inti dan Mourinho merasa bek berusia 23 tahun itu masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan gaya sepakbola Inggris.

“Saya pikir Real Madrid terlalu dini untuknya. Dia bermain karena (Phil) Jones dan (Eric) Bailly diskors. Saya juga memiliki pemain yang berasal dari liga yang berbeda untuk mencoba Liga Primer di masa lalu dan biasanya tidak ada yang mudah,” sambung mantan pelatih Madrid, Inter dan Porto itu.

“Saya membawa bek tengah fenomenal ke Inggris di tahun 2004, Ricardo Carvalho. Dia adalah salah satu bek terbaik di liga ini, meskipun awalnya dia kesulitan untuk beradaptasi,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *