oleh

Muslim A Gani : Belum ada Hukumnya Mosi tak Percaya Gantikan Pengurus yang Sah

-Aceh-309 views

PENANEGERI, Langsa – Terkait kisruh Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN) tingkat Perusahaan PTPN I Aceh di bawah pimpinan Saifullah, yang dikabarkan tidak mendapat pengakuan dari mayoritas pimpinan Unit SPBUN dilingkungan perusahaan BUMN tersebut.

Sehingga, sedikitnya 9 unit pimpinan menyatakan mosi tidak percaya kepemimpinan Syaifullah. Hal ini mendapat tanggapan dari salah seorang paktisi hukum Kota Langsa dari Aceh Legal Consul (ALC).

Muslim A Gani, kepada Penanegeri.com, Jumat (13/3) menyatakan, silahkan saja 9 unit pimpinan menyatakan mosi tidak percaya. Tapi, belum ada hukumnya mosi tak percaya serta merta boleh mengganti pengurus yang sah.

Dijelaskan Muslim, dalam mosi tidak percaya siapa saja boleh ditunjuk pengganti, tapi harus diingat penggantian SPBUN PTP N 1 itu ada mekanisme yang harus dilalui .

Karena, mosi tidak percaya yang dipakai oleh SPBUN tingkat PTPN -1 Aceh sama sekali tidak memiliki dampak hukum. Sementara itu, istilah mosi tidak percaya yang dipakai oleh siapa pun kepada siapa saja sah-sah saja sebagai ungkapan tidak percaya.

Namun, katanya, bedanya ialah bahwa pemakaian istilah mosi tidak percaya dalam hal ini tidak memiliki dampak hukum.

“Jadi penunjukan M Yakob tidak sah,” tegasnya.

Menurutnya, tunggu saja tahun 2021 kan sudah habis masa jabatan dia (Syaifullah), maka silahkan unit SPBUN yang telah menandatangani mosi tak percaya membawanya ke forum. Sehingga berdampak hukum terhadap pengurus baru yang ditunjuk atau yang diinginkan organisasi.

“Kami memandang kekisruhan di internal SPBUN beberapa unit dilingkungan PTP N-1 itu sesuatu yang biasa terjadi dalam sebuah organisasi, dan biasanya juga mosi ini akan dibawa ke forum resmi sebagai mana telah diatur dalam Ad/Art SPBUN,” sebutnya.

Kata Muslim lagi, mosi tidak percaya itu sah sah dilakukan, karena kepemimpinan Syaifullah dianggap tidak sejalan dengan keinginan organisasi, tapi mosi itu tidak bisa membatalkan kepengusrusan yang sah yang akan berakhir tahun 2021 nanti.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *