oleh

Nova Sesalkan Penahanan Geuchik Munirwan

PENANEGERI, Langsa – Aktivis Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh, Nova Zahara sangat menyesalkan penahanan Geuchik Meunasah Rayeuk, Kecamatan Nisam, Aceh Utara Munirwan oleh Polda Aceh, atas laporan dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh terkait dugaan memproduksi dan mengedarkan benih padi jenis IF8 yang belum berlabel (bersertifikat).

“Ini sangat aneh dan patut dipertanyakan, kenapa bisa terjadi. Seharusnya mereka (dinas) membela dan mengambil peran dengan memberikan fasilitas kepada masyarakat Aceh sehingga bisa lebih baik dari waktu ke waktu untuk meningkatkan perekonomian yang memang saat ini sedang sangat kesulitan,” sebut Nova Zahara, kepada Penanegeri.com, Kamis (25/7).

Seharusnya, lanjut Nova, pemerintah hadir untuk memberikan hal yang terbaik untuk seluruh petani di Aceh, bukan mengkriminalisasi mereka.

“Ini kan kesannya pemerintah melakukan kezhaliman kepada rakyatnya sendiri yang berinovasi menemukan bibit yang lebih baik untuk petani,” ujarnya.

Sambung Nova, bahwa inovasi yang dilakukan Munirwan, merupakan hal yang sangat luar biasa, dimana beliau yang kebetulan juga seorang petani mampu memberikaninovasi yang sangat luar biasa.

“Gampong tersebut bahkan menjadi Juara I tingkat Provinsi Aceh dan mendapatkan penghargaan dari Gubernur Aceh melalui Dinas PMG Provinsi Aceh dan juga menjadi juara ke 2 tingkat Nasional serta mendapat Perghargaan dari Meteri Desa PDTT,” tandasnya seraya menambahkan, harusnya beliau dibina, bukan dibinasakan seperti ini.

Komentar

Berita Terbaru