oleh

Novak Djokovic Pastikan Agassi Sebagai Pelatihnya

PENANEGERI, Tenis – Novak Djokovic akan mempertahankan Andre Agassi sebagai pelatihnya saat ia kembali beraksi dari cedera siku yang memaksanya untuk mempersingkat musim pada bulan Juli.

“Kami dapat memastikan bahwa Agassi tetap menjadi pelatih kepala sementara petenis Italia Marco Panichi akan mengambil alih posisi sebagai pelatih kebugaran dan petenis Argentina Ulises Badio akan bertugas sebagai pelatih fisio. Satu-satunya masalah yang tersisa adalah menunjuk pelatih kedua dan akan melengkapi staf yang mendampingi Novak Djokovic pada 2018,” ujar pihak Djokovic dilansir Sky Sport, Kamis (28/9).

Petenis asal Serbia, yang telah memenangkan 12 gelar Grand Slam namun mengalami penurunan selama setahun terakhir sebelum mengalami cedera yang memaksa dia untuk absen melawan Tomas Berdych di perempat final Wimbledon, diperkirakan akan kembali di Australia Terbuka pada Januari mendatang.

Setelah memenangkan gelar pertamanya di Prancis Terbuka musim lalu untuk menyelesaikan Grand Slam, hal itu membuat dia menyerahkan posisi teratas untuk Andy Murray pada November tahun lalu.

Kemerosotan itu juga mempersingkat hubungannya dengan Boris Becker dan setelah keluar dari putaran kedua di turnamen Australia Terbuka, dia lebih sering berdiskusi dengan staf pelatih yang dipimpin oleh Marian Vajda.

Djokovic membawa Agassi ke dalam staf pelatih pada bulan Mei dan mereka bekerja sama selama dua bulan. Tapi dia gagal melewati perempat final di Prancis Terbuka atau Wimbledon sebelum berakhir lebih cepat pada musim ini.

Petenis berusia 30 tahun (yang kini berada di peringkat 6 dunia) masih meenjalani pemulihan cedera siku dan telah menghabiskan beberapa hari di Beograd untuk menjalani latihan kebugaran.

“Dia bekerja keras untuk memulai latihan tenis demi memenuhi harapannya untuk kembali ke Australia Terbuka pada 2018,” tambah pernyataan tersebut.

Di sisi lain petenis nomor satu dunia, Rafael Nadal, mengatakan bahwa penambahan petenis asal Spanyol Moya ke tim pelatihan telah menambahkan energi positif untuk latihan rutin. Moya, mantan petenis nomor satu dunia, bergabung dengan tim Nadal untuk bekerja sama dengan Toni Nadal pada Desember lalu dan telah membantu merevitalisasi karir petenis 31 tahun itu.

Terganggu oleh cedera dan kehilangan bentuk terbaik dalam dua tahun terakhir, Nadal meraih peringkat teratas dan memenangkan gelar Perancis Terbuka ke-10 dan AS Terbuka ketiga tahun ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *