oleh

Nyamar Jadi Pembeli, Sat Res Narkoba Polresta Banda Aceh Ringkus Pengedar Sabu

PENANEGERI, Banda Aceh – Satuan Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh berhasil meringkus tiga pengedar narkotika jenis sabu, Selasa (14/1) sore, di Jalan Panglima Polem, Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kasat Resnarkoba Kompol Boby Putra Ramadan Sebayang, SIK kepada Penanegeri.com, Rabu (15/1) menyebutkan, ketiga tersangka itu adalah ARD (27) warga Lhong Raya, Banda Aceh, AS (24) dan AZ (48) keduanya warga Pidie, petugas juga mengamankan barang bukti sabu seberat 50,66 gram.

Dijelaskannya, penangkapan tersangka yang disebut-sebut sudah meresahkan masyarakat karena menjual sabu kepada warga sekitar setelah petugas mendapat informasi dari masyarakat.

Berdasarkan informasi itu, polisi dalam hal ini personel Sat Res Narkoba melakukan penyamaran sebagai pembeli (Under Cover Buy) dan melakukan kontak langsung dengan tersangka AS, dengan kesepakatan bahwa narkotika jenis sabu yang akan di perjual belikan adalah sebanyak 2 ons seharga Rp 140 juta.

Dalam melakukan penyelidikan, lanjut Boby, para tersangka berpindah – pindah tempat selama empat hari, dan awalnya petugas berhasil meringkus ARD dan AZ.

Baca Juga  Pemkab Aceh Tamiang Dukung Program JKN-KIS

“Pada saat akan melakukan transaksi dengan petugas yang menyamar, petugas meminta kepada tersangka AS agar memperlihatkan sabu yang di bawanya, namun tersangka AS meminta kepada petugas yang menyamar untuk memperlihatkan uang yang dijanjikan saat akan melalukan transaksi,” papar Boby.

Kemudian, setelah petugas memperlihatkan uang yang di bawa, lalu tersangka AS memperlihatkan sabu kepada petugas, beberapa saat kemudian, tersangka langsung diringkus oleh petugas lainnya yang sudah menunggu di sekitar lokasi dengan menyita barang bukti sebanyak 50.66 gram yang dibungkus dalam dua bungkusan.

Setelah dilakukan interogasi, tersangka AS mengatakan sabu tersebut diterimanya melalui perantara ARD dari PI yang telah ditetapkan sebagai DPO.

“AS mendapatkan sabu tersebut dari PI di sebuah masjid di Lampulo Banda Aceh. Keterkaitan antara AS dengan ARD dan AZ, mereka bersama – sama ikut serta melihat penyerahan sabu tersebut oleh PI kepada AS sebanyak 50.66 gram,” tegasnya.

Lanjut Kasat, keuntungan dari hasil jual beli sabu ini akan dibagi sama dan ketiga tersangka dibawa ke Polresta Banda Aceh guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Baca Juga  Rumah Sakit Bireuen Tambah 2 Unit Ambulan dan Bus Donor Darah

“Para tersangka dijerat Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 114 ayat (2), UU Nomor : 5 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 5 sampai 20 tahun penjara,” pungkasnya

Komentar

Berita Terbaru