oleh

Oknum Pegawai Satpol PP/WH Bireuen Obrak Abrik Ruangan Bendahara

-Aceh-1.748 views

PENANEGERI, Bireuen – Seorang oknum pegawai Satpol PP dan WH di Kabupaten Bireuen mengobrak-abrik ruangan bendahara kantor setempat akibat tidak ditransfernya dana  tunjungan prestasai kerja (TPK), Rabu (18/3).

Sebelum kejadian itu, beredar informasi bahwa sebagian pegawai Satpol PP dan WH Bireuen telah menerima pembayaran dana TPK ke rekeningnya masing-masing.

Sementara seorang pegawai di Satpol PP dan WH Bireuen, atas nama Hendra yang juga Kasubbag Keuangan di kantor itu belum menerima dana tersebut, sehingga Ia ikut mengamuk dan merusak satu unit kursi dan meja di ruangan bagian keuangan di kantor tersebut.

“Tadi Ia sempat membanting satu unit kursi serta meja dibagian ruangan lantai dua, bahkan ruangan itu ikut berantakan,” sebut sejumlah pegawai Satpol PP dan WH Bireuen yang enggan menyebut namanya.

Menangapi hal itu, Kasatpol PP dan WH Bireuen, Jamaluddin SP yang dikonfirmasi Penanegeri.com, Rabu (18/3) mengaku, Ia tidak mengetahui secara jelas titik persoalan yang terjadi di kantor tadi pagi.

Menurutnya, saat kejadian itu Ia bersama Bendaharanya sedang berada di Kantor Pemkab Bireuen karena ada rapat khusus, terakhir insiden tersebut diketahui setelah diberitahu oleh pegawai lain.

“Saya tidak tahu kejadiannya, karena sebelumnya baru pulang dari Kejaksaan. Lalu saya dan bendahara harus mengikuti rapat di kantor pemerintahan di Cot Gapu,“ katanya.

Sementara itu Bendahara Satpol PP dan WH Bireuen, Said Ihsan yang dikonfiramsi terpisah menjelaskan, dirinya bukan tidak mentransfer dana TPK yang dimaksud, tetapi yang bersangkutan sempat meminjam uang Kasatpol dan akan dipotong saat keluar uang TPKnya.

“Bukan tidak ditransfer, tapi untuk pegawai atas nama Hendra akan diserahkan secara langsung setelah dipotong pinjaman, karena ada perjanjian seperti itu, makanya tidak ditransfer ke rekeningnya seperti pegawai lain,” ungkapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *