oleh

Olivier Giroud Akui Nyaris Tinggalkan Arsenal

PENANEGERI, Sepakbola – Striker Arsenal, Olivier Giroud, mengakui bahwa dia nyaris meninggalkan klub tersebut di bursa transfer sebelum berdiskusi dengan keluarga dan Arsene Wenger yang membuatnya berubah pikiran.

Pemain berusia 30 tahun tersebut menyatakan bulan lalu bahwa dia akan tinggal di Stadion Emirates meski kedatangan Alexandre Lacazette dengan memecahkan rekor transfer Arsenal.

Olivier Giroud mengatakan bahwa ia secara serius mempertimbangkan waktu dalam karirnya bersama The Gunners namun merasa memiliki lebih banyak tawaran untuk mengejar trofi.

“Memang benar saya hampir meninggalkan klub. Saya bilang saya ingin bermain tapi setelah refleksi besar dengan semua orang di sekitar saya seperti keluarga dan teman dekat saya dengan cara yang mendukung saya memutuskan untuk tetap bertahan di Arsenal,”¬†katanya dalam sebuah konferensi pers, dilansir Sky Sport, Rabu (20/9).

Saya pikir ceritanya belum selesai di Arsenal. Klub telah memberi saya banyak pengalaman dan saya ingin mengembalikannya, memperbaiki dan memenangkan lebih banyak trofi. Saya berkata kepada manajer bahwa ‘cerita kita belum selesai’,” tambah Giroud.

Giroud sekarang fokus untuk meraih 100 gol bagi klub tersebut setelah mencetak gol ke-99 dalam kemenangan 4-3 atas Leicester City pada pembukaan musim ini.

“Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk bermain untuk Arsenal dan mencetak hampir seratus gol. Saya harap ini terjadi secepat mungkin. Bagi striker, penting untuk mencetak gol. Saya menyimpannya di sebagian pikiran saya tapi yang terpenting bagi saya adalah menang. Setelah itu, gol akan datang jika kami bermain bagus dan memenangkan permainan,” tambahnya.

Mathieu Debuchy adalah pemain lain yang nyaris meninggalkan Arsenal saat bursa transfer, dengan Marseille, Nice dan Brighton & Hove Albion di antara mereka yang terkait dengan tandatangannya.

Bek berusia 32 tahun itu mengakui bahwa dia mengalami masa-masa sulit di London utara, setelah gagal melepaskan diri dari masalah cedera untuk capai tim utama.

“Ini bukan saat yang mudah. Saya ingin menemukan pintu keluar tapi sayangnya, itu tidak mungkin. Saya berlatih dengan profesional dan saya hanya bisa menanti apa yang terbaik untuk selanjutnya,” katanya kepada L’Equipe.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *