oleh

Ombudsman : Percuma Otsus Kalau Listrik Aceh Masih Berkoneksi dengan Sumut

-Aceh-146 views

PENANEGERI, Banda Aceh – Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Aceh, Taqwaddin Husein meminta kepada Pemerintah Aceh dan PT PLN (Persero) untuk bersinergi membahas masalah padamnya listrik selama ini guna menemukan solusi yang tepat untuk Aceh.

Ombudsman RI Aceh selaku lembaga negara pengawas pelayanan publik pun merasa kecewa dengan sistem interkoneksi yang tidak segera diselesaiakan.

“Inilah saya tidak begitu pas dengan sistem interkoneksi, Aceh selalu jadi korban pemadaman, jika ada masalah di Belawan, Sumut. Sebaiknya, interkoneksi listrik di Aceh hanya untuk Aceh saja, jadi lebih dan kurang kita yang merasakannya,” ujar Taqwaddin, Jumat (10/5).

“Percuma saja Otonomi Khusus, jika listrik saja masih berkoneksi pada Sumut. Ini masalah kebijakan, bukan hanya soal teknis sehingga sepatutnya Gubernur Aceh menaruh perhatian terhadap masalah ini. Jangan mentang-mentang pendopo tidak pernah mati listrik, beliau tidak peduli dengan ribuan rumah yang kegelapan akibat pemadaman bergilir,” sambungnya.

Hal ini disampaikan karena banyaknya keluhan masyarakat selama ini baik melalui media sosial misalnya Facebook ataupun yang disampaikan langsung masyarakat ke pihak Ombudsman Perwakilan Aceh.

Baca Juga  Warga Aceh Utara Mulai Produksi Garam dengan Cara Integrasi

Sebagaimana kita ketahui bersama, beberapa hari ini publik dibuat geram akibat seringnya mati lampu. Bahkan, dalam satu hari bisa melebihi tiga kali. Curhatan itu pun dapat kita lihat hampir di semua dinding pengguna Facebook. Sumpah serapah pun yang dilontarkan masyarakat berbagai macam.

Berdasarkan penelusuran dan informasi yang didapat, terjadi pemadaman karena adanya gangguan di Belawan. Walaupun jauh-jauh hari pihak PLN sudah berupaya agar tidak adanya pemadaman di bulan Ramadhan ini, tapi ini diluar prediksi dan saat ini para pekerja sedang memperbaiki jaringan yang rusak tersebut.

“Intinya kita berharap sudah cukup beberapa hari ini saja kejadian mati lampu ini, jangan berulang kembali. Sayang masyarakat yang sedang beribadah di bulan puasa karena mati lampu kadang saat buka puasa, kadang saat taraweh, bahkan saat sahur,” ungkap Taqwaddin.

“Ini sangat membuat masyarakat kesal akibat pelayanan seperti ini. Pemerintah Aceh harus memikirkan bagaimana supaya kita terlepas dari interkoneksi dengan Sumut supaya tidak ketergantungan,” harapnya.

Komentar

Berita Terbaru