oleh

Ormas Minta Perihal Perempuan Dilarang Keluar Malam Masuk Perbup

-Aceh-5.226 views

PENANEGERI, Aceh Utara – Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Aceh Utara bersama puluhan ormas lainnya siap mensosialisasikan perihal perempuan dilarang keluar malam tanpa muhrim. Namun sejatinya hal tersebut segera dimasukkan dalam peraturan bupati (Perbup) agar menjadi aturan yang mengikat.

“Kita para ormas siap mensosialisasikan hal ini ke masyarakat luas. Setelah disosialisasikan minimal tiga bulan, nanti bisa dimasukkan dalam perbub. Karena semua pihak kita lihat mendukung,” ujar Ketua IPSM Aceh Utara, Mukhtaruddin kepada Penanegeri.com, Minggu (14/7).

Ia mengatakan, pada deklarasi yang dihadiri 28 ormas di Masjid Baiturrahim Lhoksukon, Rabu (10/7) lalu, pihaknya menyerukan dua hal. Pertama, perempuan dilarang berkeliaran di malam hari tanpa didampingi muhrim dan pelajar dilarang berkeliaran pada jam belajar tanpa didampingi orangtuanya.

“Setelah kita melakukan audiensi dengan DPRK, mereka mendukung dan siap membuat Qanun. Kemudian kita audiensi juga dengan Kodim, MPU, Bupati, Polres, semua mendukung penuh. Bahkan Polres menyatakan siap mengerahkan personelnya jika dibutuhkan,” jelas Mukhtaruddin.

Baca Juga  Warga Aceh Barat Serahkan Satu Pucuk Pistol Sisa Konflik ke Polres

Dikatakan, sosialisasi tentang hal tersebut akan terus dilakukan melalui pertemuan dengan masyarakat, misalnya melalui Khutbah Jumat, ataupun pada pengajian-pengajian hingga melalui surat edaran.

“Mulai besok kita sudah bisa membuat jadwal pertemuan dengan seluruh camat, Koramil, Polsek, hingga Geuchik agar terserap ke semua lapisan masyarakat. Nantinya perihal ini juga akan dimasukkan dalam Qanun masing-masing Gampong,” tukasnya.

Komentar

Berita Terbaru