oleh

OTK Rusak Proyek Leaning di Aceh Utara, Diduga Terkait Sengketa Tanah

-Aceh-201 views

PENANEGERI, Aceh Utara – Orang tak dikenal (OTK) merusak Leaning di perbatasan Gampong Alue Jamok dan Gampong Krueng Lingka Timu, Kecamatan Baktiya, Minggu (31/3). Permasalahan tersebut diduga dipicu akibat kasus sengketa tanah.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Baktiya, Ipda Mahmud kepada wartawan mengatakan, perusakan leaning irigasi sawah tersebut pertama kali diketahui oleh Daud (30) warga Gampong Krueng Lingka Timu saat datang ke lokasi kejadian sekitar pukul 11.00 WIB.

“Leaning yang rusak meliputi dua desa. Di Gampong Alue Jamok terdapat 50 meter dan di Gampong Krueng Lingka Timu terdapat 49 meter. Saat itu, Daud, pergi ke lokasi untuk melihat Leaning yang telah dikerjakannya. Ternyata sudah rusak,” jelasnya.

Ipda Mahmud juga mengatakan, hingga saat ini belum diketahui pelaku perusakan leaning irigasi sawah itu. Namun menurutnya ada sengketa tanah dengan dua desa tersebut. Pihak sudah ke lokasi kejadian setelah mendapatkan informasi itu.

“Mendapatkan informasi tersebut, personel Polsek Baktiya mendatangi TKP dan melihat leaning yang dibuat Gampong Krueng Lingka Timu sudah rusak dan ternyata leaning yang dibangun oleh warga Gampong Alue Jamok pada tahun 2017 juga telah dirusak. Hingga saat ini, situasi masih aman terkendali,” terangnya.

Baca Juga  Polisi Dalami Kasus Pelemparan Mobil Timses Jokowi-Ma'ruf di Bireuen

Bendahara Gampong Alue Jamok, M Saleh yang sempat dihubungi Penanegeri.com, membenarkan adanya kejadian tersebut dan ia juga mengakui adanya permasalahan sengketa tanah selama ini dengan dua desa.

“Iya benar, ada masalah sengketa batas desa. Saat ini pekerja sedang mengerjakan proyek itu. Ada saya lihat kemarin ke lokasi. Masalah sengketa tanah ini juga sudah jatuh ke Polres,” ujar M Saleh melalui telepon selulernya.

Ia menambahkan, sebelumnya permasalahan itu sudah pernah ditangani pihak Muspika Baktiya. Bahkan, Muspika meliputi Koramil, Polsek dan Camat telah datang ke lokasi untuk memberikan patok tapal perbatasan antara dua desa.

Komentar

Berita Terbaru