oleh

Pangdam IM Terima 12 Pucuk Senpi Bekas Konflik Aceh 

-Aceh-36 views

PENANEGERI, Banda Aceh – Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko menerima dua belas pucuk senjata api bekas konflik dari personel jajaran Kodam IM.

Penyerahan senjata yang dilakukan secara simbolis itu diserahkan di Kediaman Pangdam IM, Blang Padang, Banda Aceh, Rabu (15/5).

Dua belas pucuk senpi yang diserahkan terdiri dari 9 pucuk senjata laras panjang dan 3 pucuk pistol. Selain senjata api, Kodam IM juga menerima penyerahan 455 butir amunisi dan 8 magazen serta bahan peledak yang terdiri dari granat, tapung Pelontar, GLM serta ranjau.

“Senjata yang kami terima terdiri dari jenis SS1, AK-101 ada 6 pucuk, M16 ada 2 pucuk dan pistol revolver,” ujar Pangdam kepada awak media di kediamannya.

Sejumlah senjata yang diserahkan kepada jajaran Kodam IM ini diserahkan atas kesadaran masyarakat dari hasil penggalangan secara terbatas dan komunikasi sosial yang dilakukan oleh personel jajaran Kodam IM.

“Senjata itu masih aktif dan diserahkan karena kepercayaan masyarakat terhadap TNI sudah tumbuh setelah damai di Aceh,” katanya.

Baca Juga  Terkait e-KTP, Pemilih Pemula Terancam tak Punya Hak Pilih pada Pemilu 2019

Teguh juga mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengalangan secara terbatas yang bertujuan untuk mencegah atau meminimalisir tindakan-tindakan yang bersifat kriminal seperti perampokan mungkin juga digunakan oleh gembong narkoba.

“Setiap hari kita terus mengimbau masyarakat yang masih menyimpan senjata api agar bisa menyerahkan kepada pihak yang berwenang baik TNI maupun Polri,” ungkap Pangdam.

Dengan bukti, lanjutnya, AcehAceh yang sudah aman kita berharap proses pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah baik tingkat provinsi maupun tingkat daerah baik kabupaten atau kota juga akan berjalan dengan lancar aman dan tentunya sukses karena tidak ada gangguan-gangguan dari segi keamanan.

“Harapannya para investor yakin dan berani menanamkan atau berinvestasi di Aceh dengan datangnya berbagai investor diharapkan dapat ikut andil dalam membangun Aceh sehingga proses pembanguan akan lebih cepat dan Kesejateraan masyarakat akan terjamin dan lebih meningkat,” harapnya.

Dalam kesempatan itu, turut hadir Asintel Kasdam IM, Aspers Kasdam IM, Aslog Kasdam IM, Kapaldam Kasdam IM, Kabekangdam IM dan Kapendam IM, Dandeninteldam IM serta sejumlah pejabat lainnya.

Komentar

Berita Terbaru