oleh

Pantau Kepuasan Peserta, BPJS Kesehatan Langsa Laksanakan Survei Berbasis Digital

PENANEGERI, Langsa – Guna memantau kepuasan peserta di rumah sakit, BPJS Kesehatan Cabang Langsa melaksanakan survei layanan berbasis digital, Jumat (25/1).

“Materi survei mengadopsi formulir isian kepuasan peserta yang digunakan pada saat customer visit, hanya saja untuk memudahkan peserta dan mendukung program paperless, kami memanfaatkan fasilitas survei online. Jadi peserta tinggal mengakses link yang sudah kami siapkan dan menjawab pertanyaan yang tersedia sesuai keadaan yang sebenarnya,” sebut Staf Penanganan Pengaduan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Langsa, Ajirni, kepada Penanegeri.com.

Dijelaskannya, melalui hasil survei ini kami akan mendapatkan gambaran kepuasan peserta terkait pelayanan di rumah sakit. Dimana, nantinya data dimaksud akan disampaikan juga kepada bidang terkait sebagai bahan evaluasi, seperti dapat disandingkan dengan iuaran Walk Through Audit (WTA).

“Hasil akhirnya diharapkan dapat memberikan penilaian yang objektif terkait kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit,” ucap Ajirni.

Lanjutnya, survei ini kami laksanakan sejak tanggal 16 Januari 2019, berdasarkan data yang kami himpun dari 21 responden, rata-rata kepuasan peserta terkait pelayanan di rumah sakit mencapai 84 persen. Penilaian terendah jatuh kepada mekanisme dan prosedur untuk mendapatkan ruangan di rumah sakit, disusul sikap serta keramahan pegawai rumah sakit maupun kesigapan tenaga medis (dokter dan perawat) dalam melayani pasien.

Baca Juga  Untuk Dapat NIP, CPNS di Bireuen Ajukan Berkas ke BKPSDM

“Data dimaksud akan menjadi materi evaluasi pada rapat rutin dengan manajemen rumah sakit yang akan disampaikan secara terbuka guna perbaikan pada sektor-sektor dengan penilaian terendah,” ungkap Ajirni.

Sambungnya, sesuai data kapitasi Desember 2018, penduduk Kota Langsa yang sudah menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebanyak 202.379 jiwa dengan rincian menurut segmen kepesertaan sebagai berikut, PBI 139.482 jiwa, PPU 52.593 jiwa, PBPU dan BP 10.304 jiwa.

Ia menambahkan, berbagai terobosan dan perbaikan guna meningkatkan kepuasan peserta diharapkan dapat mengikis isu yang mengemuka menyangkut keluhan terkait kualitas pelayanan kesehatan dalam penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebagai perwujudan visi BPJS Kesehatan 2019 – 2021 yaitu untuk terwujudnya Jaminan Kesehatan yang berkualitas tanpa diskriminasi.

Sementara itu, peserta BPJS Kesehatan Langsa, Sri Dewiana, menyampaikan terima kasih atas pelayanan yang diterima keluarganya.

“Saya sangat berterimakasih kepada BPJS Kesehatan dan pemerintah, dengan adanya JKN-KIS dapat membantu biaya perawatan suami saya yang sedang sakit di rumah sakit,” tuturnya.

Baca Juga  Sebagian Pengungsi Akibat Semburan Gas di Aceh Utara Kembali ke Rumahnya

Dirinya mengakui, di rumah sakit pun sudah sangat mudah dalam memperoleh informasi dan penyampaian keluhan, dengan adanya survei ini dapat membantu saya dalam menyampaikan keluhan seperti keramahan petugas perawat dan dokter, kesigapan dokter dalam melayani pasien, kemudahan dalam memperoleh ruang rawat inap.

“Di rumah sakit pelayanan sudah cukup bagus, harapan saya tetaplah pertahankan mutu layanan,” tutupnya.

Komentar

Berita Terbaru