oleh

Panwaslih Aceh Utara Atur Strategi Wujudkan Pemilu Bermartabat

-Aceh, Politik-192 views

PENANEGERI, Aceh Utara – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Aceh Utara memberikan bimbingan kepada jajarannya agar dapat memaksimalkan kinerja lembaga tersebut untuk mewujudkan Pemilu 2019 yang berintegritas dan bermartabat.

Dalam acara bertemakan ‘Rapat Konsolidasi dan Apel Siaga Pengawas Pemilu Kecamatan dan Gampong se Kabupaten Aceh Utara’ yang digelar di gedung olahraga Panglateh Lhoksukon tersebut, Ketua Panwaslih kabupaten setempat, Yusriadi SE meminta kepada jajarannya agar komit dan bekerja penuh tanggung jawab.

“Visi kita yaitu ingin mewujudkan Pemilu yang bermartabat dan integritas. Integritas itu ada di tangan kita. Nilai-nilai integritas itu harus dimiliki oleh pengawas Pemilu. Bicara tentang integritas itu, bicara tentang keadilan. Maka untuk itu, mari kita maksimalkan kinerja,” ucap Yusriadi dalam sambutannya, Minggu (23/12).

Yusriadi mengatakan, sebagai lembaga pengawasan, Panwaslih kecamatan atau Pengawas Gampong harus menyiapkan konsepsi dan energi untuk dapat melakukan pengawasan terhadap beberapa tahapan Pemilu hingga selesai.

“Kita harus siap mengawal Pemilu 2019. Saat ini, sejumlah logistik sudah masuk ke level kabupaten dan kemungkinan di awal bulan Maret 2019, logistik itu akan disalurkan ke tingkat kecamatan hingga tiga hari sebelum pencoblosan disalurkan ke tingkat Gampong. Mari kita sama-sama memverifikasi kelengkapan dan kekurangan logistik tersebut,” jelasnya.

Di akhir sambutannya dalam pembukaan rapat konsolidasi tersebut, Yusriadi berharap kepada jajarannya agar tetap berada di posisi netralitas dan bekerja sesuai instruksi serta tidak merugikan pihak lain demi menjaga marwah sebagai lembaga pengawasan yang dipercaya oleh negara.

Sementara itu, Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin yang diwakili Kapolsek Lhoksukon AKP Teguh Yano Budi dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa pihaknya selaku keamanan siap mendukung jalannya Pemilu di wilayah hukum Polres Aceh Utara.

“Untuk diketahui, kami selaku Kepolisian ada di belakang rekan-rekan (Panwaslih). Maka di sini kalian tidak usah ragu-ragu dalam bekerja, semua dilindungi oleh hukum. Tidak ada yang kebal terhadap pelanggaran hukum. Kita telah diberikan kepercayaan oleh pemerintah, jaga suara masyarakat dengan baik. Jangan dinodai,” ujarnya.

Teguh dalam imbauannya menegaskan kepada jajaran Panwaslih di kabupaten tersebut agar dalam bekerja tidak memihak pada suatu partai, apalagi dengan iming-iming mendapatkan keuntungan tambahan dari suatu partai politik.

“Rekan-rekan sudah diberikan honor seusai pekerjaan, makanya tidak perlu memihak. Kalau berpihak, itu berarti sudah bermain. Jangan sampai saat diperiksa Polisi ada rekan-rekan yang jadi pelakunya. Ini yang kita harapkan,” tambahnya.

Teguh juga meminta Panwaslih Kabupaten, Kecamatan dan Gampong jika suatu saat mengalami intimidasi dalam harap segera dilaporkan ke pihaknya agar diproses sesuai prosedur hukum.

“Tidak perlu takut, jika ada mengalami intimidasi segera laporkan biar kita tindak tegas. Kemudian, yang perlu saya katakan bahwa tahun kemarin kita mendapatkan gelar Pemilu terbaik. Kita harus mempertahankan gelar itu,” harapnya.

Rapat konsolidasi tersebut turut dihadiri para Komisioner Panwaslu Provinsi Aceh, jajaran Panwaslih dan sekretariatnya dari 27 kecamatan dan Pengawas Pemilu Gampong dari 852 desa.

Komentar

Berita Terbaru