oleh

Panwaslih Aceh Utara Minta KIP Segera Coret Caleg Perindo Ini dari DCT

-Aceh, Politik-132 views

PENANEGERI, Aceh Utara – Seorang Caleg DPRK Aceh Utara daerah pemilihan (dapil) dua dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Bustaman dinyatakan telah melakukan pelanggaran administratif Pemilu dan diusulkan untuk segera dicoret dari daftar calon tetap (DCT) Pemilu 2019.

Putusan itu disampaikan oleh Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh Utara pada sidang penyelesaian dugaan pelanggaran administratif Pemilu, Selasa (12/2). Sidang tersebut juga dihadiri terlapor Bustaman dan pelapor Panwaslih Kecamatan Matangkuli.

Sebagaimana diketahui, Bustaman dilaporkan Panwaslih Kecamatan Matangkuli ke Panwaslih Aceh Utara pada Januari 2019 lalu, karena diduga masih menjabat sebagai kepala urusan (Kaur) Umum Gampong Lawang Pirak, Kecamatan Matangkuli.

Ketua Majelis Persidangan Safwani SH mengatakan, dalam sidang pemeriksaan itu, terlapor dinyatakan benar masih aktif sebagai Kaur Umum Gampong dan belum pernah mengajukan surat pengunduran diri dari Kaur Umum itu. Terlapor hadir di persidangan didampingi Kuasa Hukumnya, Armia, SH, MH dan Muzakir, SH.

“Sebagaimana prosedural yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum Juncto PKPU Nomor 20 Tahun 2018 Tentang Pencalonan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten/Kota sebagaimana telah diubah dengan PKPU Nomor 31 Tahun 2018,” kata Safwani.

Baca Juga  Warga Gerebek 2 Pria Sedang Nyabu, Salah Satunya Oknum Anggota Polri

Safwani menambahkan, majelis pemeriksa penyelesaian pelanggaran administrasi pemilu dalam sidang itu memberikan pertimbangan hukum dan mengadili terhadap penyelesaian  pelanggaran administrasi dengan menjatuhkan 5 poin putusan.

Pertama, mengabulkan temuan penemu untuk seluruhnya. Kedua, menyatakan terlapor terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran administrasi pemilu. Ketiga, menyatakan terlapor tidak lagi memenuhi syarat sebagai calon dalam daftar DCT Anggota DPR Aceh Utara untuk Pemilu 2019.

Keempat, memerintahkan kepada Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara untuk tidak mengikutsertakan terlapor dalam tahapan berikutnya pada penyelenggaraan Pemilu 2019.

Yang terakhir adalah, memerintahkan KIP Aceh Utara untuk melaksanakan putusan ini paling lama tiga hari kerja sejak tanggal putusan itu dibacakan.

Pada sidang sebelumnya, Caleg yang bersangkutan juga sempat mengklarifikasi bahwa dirinya tidak tahu harus mengundurkan diri dari Kaur untuk mencalonkan diri sebagai Caleg DPRK.

“Saya tidak tahu, bahwa untuk menjadi caleg harus mengundurkan diri dari jabatan kaur. Karena jabatan tersebut bukan di SK-kan bupati, tapi dari keuchik, dan saya tidak pernah dilantik seperti keuchik atau tuha peut,” terang Bustamam mengklarifikasi.

Baca Juga  Dua Kurir dan Pengedar Ganja di Bireuen Ditangkap Saat Nunggu Bus

Sementara Ketua KIP Aceh Utara, Zulfikar mengatakan, pihaknya sudah mengetahui perihal sidang kasus pelanggaran administrasi Pemilu 2019 tersebut.

“Tapi kita akan mempelajari dulu putusan dari Panwaslih Aceh Utara. Kemudian akan kita gelar rapat untuk menentukan sikap terkait putusan tersebut,” ujar Zulfikar saat dikonfirmasi Penanegeri.com.

Komentar

Berita Terbaru